Menteri ESDM : Hasil Migas Jangan Jadi Sumber Perpecahan

\"\"

BOJONEGORO (jurnalberita.com) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, melakukan kunjungan ke Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Jero Wacik yang datang Selasa, (6/12/11) sekitar pukul 09.30, didampingi Gubernur Jatim, Soekarwo.

Sesaat setelah tiba di halaman Kantor Pemkab, keduanya langsung melakukan pertemuan di ruang kerja Bupati Bojonegoro, Suyoto. Menurut Jero Wacik, Menteri ESDM, kehadirannya merupakan perintah khusus dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, untuk mengawal pengembangan eksplorasi dan eksploitasi Migas di Blok Cepu. hal tersebut diungkapkan jero dalam sambutanya.

Ia juga mengatakan, inilah perintah pertama dari Presiden yang diterima dirinya semenjak dilantik menjadi menteri ESDM pada 19 Oktober 2011 lalu. Menurutnya, ia ditugaskan untuk melakukan persiapan ground breaking atau peletakan batu pertama di Banyu Urip, yang di deadline 31 Desember 2012.

Namun, sebelum deadline, dirinya sudah bisa melaksanakan tugas melakukan peletakan batu pertama di Well Pad A, lapangan Migas Banyu Urip di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. “Tidak mudah menyelesaikan tugas ini, karena proyek migas merupakan industri berat dan kita harus banyak belajar,” ujar Pria asal Bali ini.

Jero Wacik juga berpesan, agar rejeki migas bukan justru menjadi lahan perpecahan dan pertengkaran. Untuk itu, kata Jero Wacik, pihaknya akan mengawal pembagian hasil migas hingga pada puncak produksi 165 barel perhari pada 2014. (jbc16/jbc2)

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*