Pimpinan Dewan Ganjal Surat Pakde Karwo

\"\"

SURABAYA (jurnalberita.com) - Perombakan total jajaran Fraksi Partai Demokrat (FPD) di DPRD Jatim, tampaknya terganjal oleh pola administrasi kepemimpinan dewan yang diketuai Imam Sunardhi.

“Kami tidak bisa memproses lebih lanjut, karena berkas surat pergantian susunan FPD berupa foto kopi dan bukan berkas surat aslinya yang masuk di Badan Musyawarah,” tukas H. Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua DPRD Jatim dari fraksi PKB, yang kali ini memimpin Badan Musyawarah (Banmus).

Kalangan Pimpinan Partai Demokrat (PD) Jatim pun terhenyak, ketika mendengar kabar surat perombakan FPD di DPRD Jatim tidak berjalan mulus.

“Sesuai UU Kepartaian, PD mengirim surat kepada DPRD Jatim. Secara institusi demikian, karena fraksi adalah kepanjangan tangan partai,” tegas Soekarwo, selaku Ketua PD Jatim kepada jajarannya, sesuai rapat.

Sekretaris PD Jatim, Bonnie Laksamana pun agak berang, jika dituding tidak memahami prosedur pergantian dan perombakan pimpinan fraksi di DPRD. “Saya punya pengalaman di DPRD Kota Madiun, jadi secara institusi prosedurnya partai berkirim surat kepada dewan dan tembusannya kepada fraksi terkait,” tandas Bonnie.

Ia pun memerintahkan jajarannya untuk mengusut dan mencari tahu sumber kesalahan atas administrasi maupun prosedur surat PD Jatim, yang dinilai belum tepat tersebut. “Saya juga heran, kok beredar kabar surat tidak asli dari PD Jatim, sehingga Banmus tidak memproses lebih lanjut. Siapa sebenarnya yang salah atau membuat jadi salah?” lontar Suharto SH, anggota FPD yang mengaku paham benar soal tata administrasi.

Menurut pengakuan H. Achmad Iskandar kepada wartawan, surat tersebut dikirim DPD Partai Demokrat Jatim kepada DPRD Jatim, yang diterima Ketua DPRD Jatim, Imam Sunardhi yang diagendakan langsung stafnya.

“Jadi jelas, kalau surat itu ada kemungkinan disimpan Pak Sunardhi yang dalam rapat Banmus hanya kopiannya sebagai bahan rapat, barangkali demikian,” tambah Suharto sembari menuju mobilnya.

Anehnya, saat rapat Banmus digelar dan dipimpin A. Halim Iskandar, tak seorangpun anggota Banmus dari FPD berinisiatif memprotes sekaligus memperlancar surat perombakan FPD dari PD Jatim.

Suhartin dan Naftalin ‘buka tangan’ dan menyatakan tak berwenang. Sementara Achmad Iskandar, yang mendapat amanat sebagai Ketua FPD menggantikan Lilik Muharti, hanya membubuhkan tanda tangan kehadiran tanpa mengikuti rapat. (jbc5/jbc2)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*