Terobosan PDS Dalam Bidang Pangan dan Minyak Alternatif

\"\"

SURABAYA (jurnalberita.com) - Diam-diam, Partai Damai Sejahtera (PDS), melakukan terobosan dari sisi pangan dan minyak alternatif yang memungkinkan rakyat cepat makmur. Bentuk terobosan itu berupa ubi jalar dan cabai, yang setiap pohonnya akan menghasilkan nilai ekonomi tinggi.

“Kami bulan April-Mei 2012 ini, akan meluncurkan proyek percontohannya di Jatim. Bila selama ini satu pohon ubi mengasilkan 5-10 Kg saja, akan kami ganti dengan bibit ‘ubi damai sejahtera’ dengan hasil minimal 30 Kg tiap pohon,” jelas Marcus Remiasa, Ketua PDS Jatim.

Marcus Remiasa yang termasuk ilmuwan andalan PDS Jatim itu, menuturkan pula soal terobosan pola tanam cabai. Untuk budidaya cabai, pihaknya memanfaatkan lahan dengan pola tanam produktif dengan lahan 1 M2 bisa ditanami 100 bibit pohon cabai. Maka rakyat, dalam waktu relatif singkat akan memanen kesejahteraan dari balik cabai maupun ubi produktif tadi. “Bayangkan, kalau ada modal sekitar Rp 35,5 juta dengan hasil sebesar Rp 192 juta, ini bukan sekadar omong kosong. Namun faktual dan sangat nyata, asal kaum petani mau ubah pola kerjanya yang selama ini tradisional dan statis,” jelas Marcus yang juga mengajar di sebuah perguruan tinggi di Surabaya.

Pimpinan Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan di DPRD Jatim ini pun mengungkapkan, bagaimana terobosan konkritnya atas pangan dan minyak alternatif bagi PDS itu?

“Kami akan menjalin kerjasama dengan seluruh petani yang masih memiliki lahan. Uji cobanya, akan dipilih 3 daerah, yaitu Lamongan, Gresik dan Bojonegoro. Petani akan diberi bibit dan pupuk khusus hasil temuan ilmiah PDS di Jakarta,” kata Marcus.

Ia menambahkan dengan 8.000 bibit pohon ubi jalar yang ditanam pada lahan seluas 1 hektar akan menghasilkan sekitar Rp 192 juta. Nilai ini diproyeksikan dari harga Rp 800/Kg, hasil panenan selama setahun itu akan diborong oleh pabrik yang disiapkan PDS bersama investor.

“Kerjasama ini sifatnya saling menguntungkan dan akan mengubah nasib rakyat menjadi lebih baik, asalkan pula syarat pembagian keuntungan disetujui yang secara prosentase. Petani dapat 70% dan institusi PDS diberi 30% saja,” jelas Marcus penuh semangat. Dan dalam 5 tahun, petani bisa menunaikan ibadah Haji, dengan hati damai sejahtera. (jbc5/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

2 Responses

  1. LANJUTKAN dan TERUSKAN !! Berjuang utk kemakmuran para petani n Rakyat kecil bapak marcus
    . Berjalan dan Berkerja bersama Tuhan Tiada yg Sukar n Mustahil.. Semoga semua itu bukan hanya sebuah janji utk para rakyat kecil, tapi sebuah bukti bahwa msh ada partai yg lbh mementingkan kepentingan rakyat, d banding kepentingan pribadi. GBU

  2. Sy pekebun singkong gajah di tuban dan bojonegoro, yg siap panen bulan juni 2013, tertarik dg ubi damai sejahtera yg bisa menghasilkan min 180 ton/ha, ubi itu maksudnya singkong apa ketela no hp sy 087851360550

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*