Dihantam Hujan Deras, Tanggul Sungai Grindulu Mengkhawatirkan

\"\"

PACITAN (jurnalberita.com) - Satu pemukiman warga di Lingkungan Barean, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, dikabarkan rusak parah akibat tersapu angin. Meski tidak didapati korban jiwa dalam musibah yang terjadi Senin (19/3) lalu itu, namun kediaman milik Kukus, Warga RT 02/RW 13, Barean, Sidoharjo tersebut mengalami kerusakan berat di bagian atapnya. Sementara beberapa bagian dindingnya juga mengalami retak-retak akibat terkena runtuhan genting dari atas rumah.

Kasie Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Juri mengatakan, kerugian materiil yang diakibatkan dari peristiwa amuk angin itu ditaksir sekitar Rp 20 juta lebih. “Sekarang ini tengah dilakukan perbaikan,\” kata Juri, di lokasi kejadian, Selasa (20/3/2012).

Sementara itu derasnya air hujan yang mengguyur Pacitan sejak Minggu (18/3) malam lalu, mengakibatkan pergeseran pondasi pengaman tanggul Sungai Grindulu semakin meluas. Bahkan gerusan air diperkirakan sudah menembus dinding tanggul. Patok-patok kayu dan tumpukan karung pasir yang pernah dipasang warga sudah tak kuat lagi menahan derasnya arus. “Kondisinya kian parah. Lapisan pondasi tanggul hanya menyisakan ketebalan sekitar 25 cm saja. Kalau debit air terus bertambah, tanggul bisa jebol,” sebut Juri.

Selain itu, bencana tanah longsor dikabarkan juga terjadi di Lingkungan Tamperan, Kelurahan Sidoharjo  serta dilokasi proyek jalan lintas selatan (JLS)

\"\"

tepatnya di Desa Gayam, Kecamatan Kebonagung. Saat berita ini ditulis, Ketua BPBD Pacitan, H Mulyono bersama dinas terkait tengah meninjau beberapa lokasi bencana. Salah satunya, tanggul pengaman Sungai Grindulu yang berlokasi di sebelah Timur Perumahan Asabri, Barean menjadi perhatian serius. Sebab bila tanggul itu jebol, dikhawatirkan seluruh wilayah perkotaan bakal tergenang air. (jbc15/jbc1)

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*