Bupati Larang Galian C Keluar Wilayah Gresik

Dr Sambari Halim Radianto.

GRESIK (jurnalberita.com) – Bupati Gresik, Dr Sambari Halim Radianto melarang pengiriman galian C keluar dari Gresik. Pernyataan Bupati ini dsampaikan saat melantik Kepala Desa (Kades) Menganti, Kecamatan Menganti Gresik, Mulyanto, Rabu (18/4/2012).

Galian C yang dimaksud adalah, tanah urug. Di mana tanah ini disinyalir digunakan untuk mereklamasi sungai. Larangan Bupati ini untuk menghindari kerugian kerusakan lingkungan yang lebih besar. Selain itu larangan Bupati ini terkait percepatan pembangunan pengembangan Gresik.

Beberapa pembangunan yang butuh percepatan yaitu pembangunan kawasan pemukiman di Wilayah Gresik Selatan. “Kami sudah menandatangani MoU dengan Menteri Perumahan Rakyat, Gubernur Jawa Timur, Real Estate Indonesia (REI) untuk penyediaan kawasan perumahan sebanyak 10. 000 ha di Kawasan Gresik Selatan,” kata Bupati.

Bupati menyatakan harga tanah di Kawasan Menganti dan sekitarnya akan melesat tinggi, selain itu akan banyak menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat Menganti.

“Nantinya tidak ada tanah yang berharga murah lagi di wilayah Gresik Selatan,” kata Bupati meyakinkan masyarakat Menganti dan sekitarnya yang menghadiri pelantikan Kades Menganti.

Terkait pelantikan Kades, Bupati mengingatkan kepada Kades yang baru dilantik, Mulyono, agar tetap menjaga persatuan bagi masyarakat desanya. “Peran Kades sangat penting. Kades sebagai ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kades harus punya semangat kerja tinggi, menguasai administrasi dan menguasai lingkungan kemasyarakatan,” jelas Bupati.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Bupati secara pribadi menyampaikan pesan kepada Mulyanto, agar cepat beradaptasi dengan situasi sebagai seorang lurah. “Kalau dulu dia mulai pagi hanya melayani dirinya sendiri, maka setelah dilantik saudara harus membiasakan diri untuk melayani masyarakat, memimpin manajemen di kantor desa. Bagaimanapun apabila ada kesalahan prosedur, misalnya pembangunan jalan lingkungan yang salah prosedur, yang kami minta pertanggungjawaban adalah Kepala Desanya,” ujar Bupati mewanti-wanti. (sdm/jbc6/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site