Menunggu Sikap Nyalla Majukan PSSI

\"\"

JAKARTA (jurnalberita.com) – Getaran semangat dan kekompakan kalangan pecinta bola yang bernaung dalam PSSI, akhirnya mengkristal dan bulat mendaulat La Nyalla M. Mattalitti duduk di tampuk Ketua Umum PSSI periode 2012-2016.

“Kebulatan tekad keluarga besar PSSI yang mengamanati La Nyalla itu merupakan suatu langkah strategis dan sangat tepat sekali,” lontar Djamal Azis mengawali komentarnya.

Karena Nyalla, jelas Djamal, orangnya terbuka, berani dan punya sikap. Realitas ini akan menjadi modal tak tertandingi bagi yang lain. “Dan kalau kita berharap memajukan PSSI pada masa mendatang itu ada pada kepemimpinan Nyalla dan kawan-kawannya,” tegas Djamal Aziz, anggota DPR-RI yang aktif mengikuti jalannya KLB PSSI di Hotel Mercure Ancol-Jakarta, medio Maret 2012.

Seperti diketahui, sikap kritis Nyalla Ketua PSSI Jatim ini kepada Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin sang pelanggar statuta PSSI itu sempat menimbulkan kontraversi di banyak pihak. Dan tak sedikit mencibir sikap kritisnya Nyalla, tapi ketika terbukti bahwa kepemimpinan Djohar Cs kedodoran dan melanggar statuta. Maka tak terbendung lagi langkah yang dicanangkan oleh Nyalla untuk KLB PSSI itu, apalagi dukungan 542 dari 575 anggota melalui Rapat Akbar Sepakbola Nasional pada September 2011 di hotel Pullman Jakarta ini dibakukan oleh Notaris.

“Kita tak bisa lagi menerima rekonsiliasi, karena sangat terlambat. Ketika diingatkan malah emosi dan teman-teman saya dibredel jabatannya oleh Djohar. Dan tindakannya itu dinilai orang-orang sebagai kebijakan yang dholim,” tandas Nyalla.

Belakangan ini, banyak pihak menunggu langkah dan pemikiran strategis Nyalla sebagai orang nomor satu di PSSI itu. Mereka berharap, Nyalla dkk mampu menunjukkan kemenangan yang kompak tanpa menistakan pihak Djohar Cs. “Kita ke depan akan bersatu padu dan kompak memajukan PSSI dalam meraih prestasi gemilang, kendati harus ada tahapan yang harus ditempuh agar hasil KLB PSSI bermakna konkrit bagi rakyat Indonesia,” tegas Nyalla saat dikerubuti wartawan, ketika ia meraih 79 suara dari 81 pemilik suara sah anggota PSSI.

Menurut Djamal Azis, rasa optimisme PSSI di tangan Nyalla akan menyala-nyala bak bara api di dada setiap pecinta sepak bola di NKRI ini. Kita memang menunggu langkah taktis Nyalla, namun amanat tidak cukup diberikan begitu saja.

“Untuk itu kita sebagai khalayak publik pun harus welcome sekaligus mendorongnya, agar semua berjalan sesuai harapan,” jelas Djamal, dan dia yang meminta kepada panitia agar Forum KLB PSSI ini terbuka untuk publik dan media massa.

Harapan sama dilontarkan M. Niagara selaku pengamat bola, ia menyatakan selamat datang kepada Pimpinan PSSI yang baru di tangan La Nyalla M. Mattalitti dkk. Ia pun beropini di Go Sport PSSI-nya Nyalla dkk ini jangan sampai menjadi boneka bagi kepentingan pihak-pihak lain.

“Termasuk kompromistis yang kemudian melemahkan semangat sportivitas persepakbolaan kita, NKRI butuh ketegasan, kelugasan, kejujuran dan keberanian dalam memajukan nasib PSSI,” tandas Niagara, sembari menyebut pada Nyalla dkk, ada harapan besar rakyat agar PSSI diperbaiki secara konkrit.

Sementara Nyalla yang ditemui terpisah, merespon bahwa dirinya terbuka dan siap dikritik membangun untuk memajukan PSSI yang akan menelorkan tim-tim andalan. “Apalagi hasil KLB PSSI ini faktual, dengan bekal ini akan menapaki tahapan sosialisasi kepada pihak KONI Pusat, AFC dan FIFA. Moga semua lancar,” pungkas Nyalla yang sehari kemudian rapat pleno perdana bersama 9 orang anggota Exco PSSI dan Wakil Ketua Umumnya, Rahim Soekasah. (jbc5/jbc1)

Tags: , , , , , , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. SEKALI LAYAR TERKEMBANG SURUT KITA BERPANTANG!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*