Pembangunan Jembatan Layang Simpang Lapan Tahap III Dilanjutkan

Fly-Over Pertama di Padang Panjang. (foto:jbc17)

PADANG PANJANG (jurnalberita.com) – Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp 3 miliar pada 2012 untuk kelanjutan pembangunan proyek jembatan layang Simpang Lapan di Kota Padangpanjang, Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Padangpanjang, Defrial kepada jurnalberita.com, Selasa (17/4/2012) menyebutkan, pihaknya telah mendapatkan pemberitahuan tentang akan dimulainya proses pengerjaan jembatan tersebut, yang pada tahun ini memasuki tahap III.

“Proses tendernya dilakukan di provinsi, kami hanya melakukan pembebasan lahan dan itu telah selesai dilakukan,” katanya.

Defrial menyebutkan, masalah yang terjadi pada pengerjaan tahun sebelumnya tidak akan mempengaruhi proses pengerjaan tahun ini. “Seluruh kewenangannya berada di provinsi, termasuk penyelesaian jika terjadi masalah,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Novi Hendri menyebutkan, pada pengerjaan lanjutan jembatan layang tersebut, tidak boleh menimbulkan masalah apalagi sampai merugikan masyarakat setempat.

“Pembangunan ini muaranya untuk menyejahterakan masyarakat. Kami tidak ingin kelanjutan pembangunan itu sampai menimbulkan masalah lagi seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya,” kata dia.

Novi berharap, meski pengerjaan pembangunan jalan layang itu kewenangan pemerintah pusat melalui provinsi, tidak ada  masalah lain karena kewajiban Pemko untuk membebaskan lahan telah dilaksanakan.

“Kami tidak ingin akibat pengerjaan proyek itu mengganggu aktivitas warga setempat, karena lokasi pembangunan itu, adalah salah satu akses utama transportasi di Padang Panjang,” katanya.

Proyek jalan layang Simpang Lapan tahap II pada 2011 menimbulkan masalah karena rekanan tidak membayar jasa sub-kontraktor, sehingga terjadi pemberhentian kegiatan beberapa bulan.

Jembatan layang yang memiliki panjang sekitar 50 meter tersebut sudah menghabiskan dana sebesar Rp 18 miliar, namun hingga saat ini belum juga rampung.

Menurut Novi, jembatan layang itu akan memperlancar arus lalu lintas di Kota Padang Panjang yang selama ini mengalami kemacetan pada saat-saat tertentu.

“Dengan jalan layang ini, tingkat kemacetan arus lalu lintas di kota perlintasan ini bisa diminimalkan sehingga tidak ada lagi penumpukan kendaraan pada hari-hari besar seperti Idul Fitri, pergantian tahun dan hari besar lainnya,” katanya. (jbc17/jbc1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site