Sipir Rutan Salemba Diduga Aniaya Tahanan Anak

JAKARTA (jurnalberita.com) – Tindakan aksi kekerasan terhadap tahanan anak kembali terjadi. Remaja berinisial D mengklaim mengalami penganiayaan, dan pelakunya diduga sipir Rumah Tahanan (Rutan) Salemba. D adalah terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang perkaranya sedang diproses di PN Jakarta Selatan.

D mengaku dipukuli dua petugas rutan lantaran dituduh melanggar aturan yang berlaku di dalam rutan, yakni berganti kamar dengan tahanan lain. Gara-gara pemukulan di bagian tengkuk dan kepala itu D mengaku shock. Kasus pemukulan itu diceritakan D dan ibunya kepada wartawan di PN Jakarta Selatan, Selasa (10/4/2012). Sang ibu menambahkan kasus itu sudah didamaikan.

Dihubungi wartawan, Kepala Rutan Salemba, Saud Turman menampik dugaan tindakan penganiyaan yang dilakukan sipir. Pasalnya dia berdalih di Rutan Salemba tidak terdapat tahanan anak. “Sejak jaman Belanda sampai sekarang tidak pernah ada tahanan anak di Rutan Salemba,” dalihnya.

Terpisah, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan terhadap anak yang terbelit kasus hukum mesti dipisahkan dengan tahanan orang dewasa.

Ironisnya, banyak tahanan anak yang dititipkan pihak kejaksaan, kepolisian atau pengadilan di Rutan tertentu, termasuk Rutan Salemba. “Kepala Rutan harusnya itu tahanan titipan kejaksaan harus dipisahkan. Pertanyaan saya itu ditipkan dengan blok yang terpisah. Kalau tidak dipisah dengan orang dewasa itu pelanggaran,” ujarnya via telepon.

Menurut Arist, mandat undang-undang terhadap tahanan titipan baik jaksa, polisi maupun hakim mesti terpisah dengan tahanan orang dewasa. Dia berpandangan terhadap aksi kekerasan fisik terhadap tahanan anak dinilai pelanggaran terhadap hak anak. “Oleh karena itu harus dijamin terpisah tahanan dewasa dan kepala Rutan itu harusnya bertangungjawab agar tidak mengalami penyiksaan atas pelanggaran hukum,” ujarnya.

Lebih jauh Arist menilai jika di Rutan Salemba tidak terdapat tahanan anak, semestinya Kepala Rutan tidak menerima tahanan titipan anak. Seharusnya tahanan anak dititipkan di Rutan Pondok Bambu atau di Rutan Khusus Anak di Tangerang. “Kalau Karutan bilang tidak ada tahanan anak, kenapa dia menerima. Kalau dia menerima berarti kan itu pelanggaran,” kata Arist. (hoc/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site