Indonesian Idol, Untuk Apa dan Siapa?

Anang Hermansyah.

SURABAYA (jurnalberita.com) – Indonesian Idol yang menjadi karya kreatif spesifik televisi swasta nasional – RCTI – ini hampir 7 tahun menyerap perhatian generasi muda. Jutaan peminat dari berbagai daerah yang ikut proses untuk lolos masuk ‘home base’-nya RCTI di Jakarta, namun ada hal yang kontra-produktif di kalangan masyarakat yang awam dan semata senang kepada idolanya.

“Hal demikian itu, hendaknya dicermati oleh masyarakat,” lontar Anang Hermansyah, salah satu dewan juri Idol RCTI, dalam mengawali peringatan kerasnya kepada publik.

Maksud saya, lanjut Anang di samping  dua juri lainnya, peserta Idol RCTI tak terlepas dari peran langsung masyarakat luas. “Kami ingin, kualitas produk Idol RCTI 2012 ini makin baik dan mumpuni. Oleh karena itu, publik harus cermat dalam menentukan dan pilihannya yang tepat dan obyektif,” tegas duda dengan dua orang putra yang akan menikahi Ashanti itu.

Sebagaimana lajimnya Idol Amerika, Idol RCTI ini pun menggunakan juga sistem voting (pilihan) dari pemirsa. Dengan model itu akan mendorong munculnya partisipasi langsung dari masyarakat luas, tapi kalau ada pemirsa yang ‘konservatif dan kolot’ maka tak akan ada masukan keuntungan dari pulsa serupiah pun. Dan penyelenggara hanya dapat dari sponsor saja.

Lalu, apa yang dimaksud Anang dalam ‘warning’ bagi pemirsa itu, agar bersikap obyektif? Bagi pemirsa aktif dan bersimpati, dalam menentukan’ voting’ nama idolanya diminta kirim SMS pada nomor tertentu. Jelasnya, seorang pemirsa aktif akan dikenai biaya Rp 2.200/SMS, dan sebaliknya jika penonton pasif tidak dikenai beban biaya sama sekali. “Kecuali beban moral saja, jika punya idola yang tereliminasi dan dipulangkan,” jelas pembawa acara Idol RCTI.

Ada hal yang menarik lainnya, jika dipertanyakan Idol RCTI itu untuk siapa? Sebab, pada saat penentuan 10 peserta yang harus masuk tahap ‘spektakuler’ ini diwarnai kasus di muka publik meski dituntaskan dengan bijak oleh sang produser Idol RCTI.

“Seharusnya 10 orang saja, tapi ada usulan tambahan dari dua orang juri lainnya. Ahmad Dhani dan Agnes Monica merekomendasikan masing-masing seorang, sehingga masuklah 12 orang,” celoteh Anang yang tetap menyebut kebijakan ini tak sesuai peraturan.

Persoalan peserta Idol RCTI yang masuk 12 orang itu memang mendapat respon dan pertanyaan dari berbagai pihak, kok si itu dan si ini masuk? Dhani menjelaskan, dalam Idol RCTI kali ini tidak kaku dan kami mengutamakan munculnya potensi kaum muda. “Kebijakan itu akan dipertanggungjawabkan oleh juri dan produser dalam proses peneloran idol berkualitas,” tegas mantan suami Maia Estiyanti yang juga penyanyi top itu.

Memang apa yang menjadi keputusan dewan juri dan produser Idol RCTI ini tak bisa digugat, mereka punya kewenangan mutlak. Tetapi harus diakui, dalam laju perjalanan 2-3 minggu itu menampakkan standar kualitas dan cakrawala penilaian yang obyektif. Dan para peserta pun berlomba menunjukkan kemampuan, kreatifitas dan kebolehannya dalam memasuki ‘tahapan spektakuler’, sehingga yang kedodoran akan terdepak dari panggung. Dan yang kian menarik dan layak ditonton sebagai hiburan akan bertahan.

“Publik memang didorong terlibat langsung, jika ingin ikut memberikan warna atas peneloran Idol RCTI 2012 ini. Bentuknya, silakan SMS sebanyak mungkin. Namun ingat nilai obyektiftasnya,  jangan asal pilih. Hal ini sesuai wanti-wantinya Anang Hermansyah,” urai seorang wartawan yang tak mau disebutkan namanya yang aktif menyaksikan Indonesian Idol ini.

Sebab hak prerogatif, lanjutnya, bagi juri tidak selalu mutlak dan cenderung bersifat sekunder (kedua), jika SMS mendominasi pada nama tertentu. “Jadi pemirsa yang cerdas akan punya pilihan tepat, dan biasanya sesuai penilaian dewan juri yang obyektif itu,” tambah  wartawan seni dan budaya yang tinggal di Surabaya, saat diajak diskusi secara terpisah. (jbc5/jbc1)

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site