Julukan Serambi Mekah Bukan Isapan Jempol

Drs. Dalius Rajab.

PADANG PANJANG (jurnalberita.com) – Sebagai kota yang dijuluki Serambi Mekah, Padang Panjang memiliki kekhasan tersendiri. Kota yang hanya memiliki luas 2300 Ha itu telah lama dikenal sebagai kota yang banyak menghasilkan tokoh-tokoh agama nasional. Kini Serambi Mekah mengeliat lagi.

Berhawa sejuk, dengan curah hujan yang sangat tinggi, terletak di perlintasan antara Kota Padang menuju Bukittinggi Kota Wisata. Dengan kontur tanah bergelombang, semakin indahlah kota ini di hati warganya.

“Kita bangga sebagai warga Serambi Mekah. Berbagai program pemerintah daerah terkait mengisi kota dengan nuansa Islami sangat dirasakan warga,” demikian ungkap Dalius Rajab, Manajer Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati kepada jurnalberita.com, Minggu (27/5/2012) di kediamannya.

Menurut Dalius, Padang Panjang saat ini tengah berbenah dalam program peningkatan nuansa Islami. Hal itu dibuktikan dengan berkembangnya kegiatan-kegiatan keagamaan yang sangat banyak. Majelis Taklim tingkat RT dan Kelurahan, begitu juga Majelis Taklim Tingkat Kota, marak setiap minggunya. Majelis Taklim Remaja juga digagas untuk pengembangan remaja muslim.

Senada dengan Dalius, Wakil Walikota Ir. H. Edwin dalam setiap kesempatan juga menyampaikan, saat ini program pemerintah daerah sangat intens di bidang keagamaan. Selain menggerakkan lembaga pendidikan keagamaan yang telah memiliki nama besar selama ini, juga digalang berbagai kegiatan keagamaan di penjuru kota.

“Ke depan, kita berharap kota ini akan jadi salah satu trend setter-nya program kegamaan nasional. Hal itu bukan isapan jempol belaka, dengan nama besar lembaga pendidikan keagamaan yang ada seperti Kauman Muhammadiyah, Perguruan Thawalib, Perguruan Diniyah Puteri dan lainnya, akan tercapai apa yang dicita-citakan,” harap Dalius.

Sementara itu menurut Raflis, tokoh masyarakat adat yang aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial keagamaan di kota sejuk itu, pengisian Kota Serambi Mekah perlu segera diatur sedemikian rupa. Bila program pemerintah yang ada tidak menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung, tentunya akan terjadi perlambatan tercapainya cita-cita kota.

“Kita sangat setuju dengan program pengembangan kota di bidang keagamaan. Dari dulu Padang Panjang adalah tempat belajar bagi orang-orang besar negeri ini. Hal itu tentunya harus dipertahankan,” imbuhnya. (jbc17/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site