Kemendikbud dan Dindik Pacitan Saling Lempar Tanggungjawab

Terkait Kekurangan Tunjangan Guru

Dirjen Pendidikan, Surya Dharma dan Kadis Pendidikan, Heru Wiwoho. (foto:jbc15)

PACITAN (jurnalberita.com) – Dirjen Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) sepertinya tak mau disalahkan soal kekurangan pembayaran tunjangan profesi (TP) bagi ribuan guru bersertifikasi di Pacitan. Direktorat Jenderal yang digawangi Surya Dharma, itu menjelaskan bahwa pihaknya hanya sebatas menerima usulan dari kabupaten/kota.

“Seharusnya guru dan dinas terkait di kabupaten/kota yang lebih proaktif. Mereka seharusnya segera menyampaikan nama-nama yang sudah atau belum menerima (TP). Atau bilamana ada kekurangan, berapa kekurangan itu, ya segera diusulkan. Kalau daerah tidak melaporkan mana mungkin kita tahu,” ujar Surya Dharma, saat berkunjung ke Pacitan, Selasa(29/5/2012).

Pernyataan pejabat eselon (Ia) di jajaran Kemendikbud tersebut bisa dimaknai, bahwa sejatinya letak kesalahan pendataan yang mengakibatkan ‘terpotongnya’ TP guru di Pacitan bukan dari Direktorat Jenderal yang ia bawahi. Apalagi, imbuh Surya, sejak tahun 2012, semua pembayaran TP guru PNS melalui mekanisme dana transfer.

“Jadi usulan itu berawal dari pemkab/kota. Setelah diverifikasi, baru disampaikan ke kami. Setelah itu kita laporkan ke Depkeu, ini lho guru-guru PNS di Pacitan yang akan menerima TP. Disitu akan diketahui berapa besarnya gaji dan unit cost yang dibutuhkan,” bebernya pada wartawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putro menambahkan, sejatinya pihaknya selalu melakukan rekonsiliasi data guru penerima TP setiap tahun. Sama seperti Surya Dharma, dia juga tak mau disalahkan soal kekurangan pembayaran TP guru triwulan I lalu itu. Heru tetap bersikukuh, bahwa anggaran dari pusat yang ditransfer ke daerah memang tidak mencukupi untuk memenuhi hak guru tersebut. “Kami sudah melakukan rekonsiliasi, baik ke provinsi maupun pusat,” kata mantan Kabag Administrasi Pembangunan itu, secara terpisah.

Lalu kapan kekurangan itu akan dibayar? “Sedang kita usulkan ke pusat dan provinsi,” sergahnya singkat. (jbc15/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site