Proses e-KTP Butuh Penanganan Ekstra Bagi Lansia dan Penyandang Cacat

\"\"

TUBAN (jurnalberita.com) – Program pengerjaan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Tuban tak hanya terhambat kendala listrik yang tidak memenuhi standar minimal 3500 watt dan sebagian alat e-KTP yang sering error, tapi di lain sisi petugas e-KTP juga harus sabar memberi pelayanan kepada warga yang lanjut usia (Lansia) dan penyandang cacat.

Hal tersebut harus dialami oleh petugas e-KTP di Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban saat melayani Sumarni (80) warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban dengan didampingi Harnik, perangkat Kelurahan Desa Sidorejo, Selasa (28/5/12).

Nenek tersebut mengalami pendengaran yang lemah (tuna rungu), sehingga petugas e-KTP harus dengan sabar melakukan komunikasi dengan nenek tersebut. Bahkan sampai berkali-kali melakukan komunikasi, nenek itu masih belum dengar dan paham juga, sehingga antrian panjangpun terjadi.

“Nenek ini memang pendengarannya kurang mas, tapi kita juga harus sabar. Makanya saya dampingi terus sampai selesai, karena keluarganya juga tidak ada yang mengantarnya,” ujar Harnik.

Proses e-KTP yang seharusnya selama 10 menit sudah selesai setiap satu orang, tapi lain halnya apabila warga tersebut sudah lansia dan penyandang cacat. Butuh kesabaran ekstra, karena sampai sekarang belum ada loket khusus bagi warga lansia dan penyandang cacat.

“Kita harus sabar mas, apapun kondisinya kita harus memberi pelayanan yang baik kepada warga,” ujar salah satu petugas e-KTP. (jbc18/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*