PT Wisma Mukti Mokong dan Remehkan Walikota

Wayan Titib saat mendampingi warga Griya Babatan Mukti di DPRD Surabaya. (foto : jbc5)

SURABAYA (jurnalberita.com) – PT Wisma Mukti, perusahan yang bergerak di bidang perumahan atau real estate benar-benar meremehkan Pemkot Surabaya yang dipimpin Tri Rismaharini. Nyatanya kesepakatan dan surat perintah No. 648/40991/436.6.2./2011 tidak diindahkan dan diabaikan.

“Kami memanggil resmi pihak PT Wisma Mukti untuk segera melaksanakan kesepakatan dan surat dari Pemkot Surabaya, tapi kenyataannya ditunggu selama 1-2 jam tidak nongol. Sikap ini bisa dianggap meremehkan Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya,” lontar Armudji, Ketua Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Surabaya.

Tak kalah sengit dan jengkel, I Wayan Titib Sulaksana, pakar hukum Universitas Airlangga Surabaya yang hadir bersama warga Perumahan Griya Babatan Mukti, “Pihak Wisma Mukti memang sengaja membuat jengkel semua pihak. Moga saja Walikota Rismaharini memberikan sanksi tegas dan ancaman karena pihak Wisma Mukti berulang kali meremehkan,” tandas Wayan Titib, yang mengaku dimintai tolong dan mendampingi para warga serta tokoh masyarakat Griya Babatan Mukti, yang dulu menjadi lahan bisnis Wisma Mukti Real Estate ini.

Armudji dan Wayan pantas marah, karena  selama hampir setahun lebih pihak Wisma Mukti tidak segera melaksanakan pembongkaran tembok yang dibangun tanpa ijin (IMB).

“Tembok itu menjadi halangan jalan tembus (akses) antara Perum Babatan Mukti tahap I dan Babatan Mukti tahap II,” tegur Sri Mulyono, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang sebagaimana perintah Walikota.

Uniknya, kata Wayan yang dibenarkan beberapa warga, bahwa pihak Wisma Mukti juga merusak kerukunan warga setempat dengan memberikan ‘uang sogokan’ kepada beberapa Ketua RT dan Ketua RW.

“Ketua RW dan 3 Ketua RT dipecat warga dengan tidak hormat, setelah menerima dana sekitar Rp 50 – 100 juta dari Wisma Mukti,” tambah Hermanto, sembari menunjukkan kopi kuitansinya kepada jurnalberita.com. (jbc5/jbc2)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site