Tim Labfor Polda Jatim Lakukan Olah TKP di Pasar Soko

Tim labfor Polda jatim sedang melakukan olah TKP di pasar Soko. (foto:jbc18)

TUBAN (jurnalberita.com) - Pasca kebakaran pasar tradisional Desa Prambon Tergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang meludeskan ratusan ruko-ruko dan lapak yang terjadi Jumat, (18/5/2012) dini hari kemarin, Polres Tuban bersama lima petugas Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sabtu (19/5) untuk mengungkap asal kebakaran.

Dari keterangan beberapa saksi, tim Labfor memeriksa setiap sudut kios milik Ibu Sumintri (32), yang diduga asal munculnya percikan api terjadi. Tim ingin mengetahui secara past isumber api yang telah menghanguskan ratusan ruko-ruko dan lapak di pasar tradisional tersebut.

Dari oleh TKP yang dimulai pukul 09.00 sampai pukul 13.00 WIB, tim Labfor Polda Jatim membawa kompor gas LPG, alat masak dan sisa-sisa kebakaran untuk diteliti secara lebih lanjut. Untuk mengamankan tempat kejadian, polisi juga telah memasang police line di toko yang diduga asal api muncul.

Untuk memastikan asal mula kejadian perkara secara pasti Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Arief Kristanto menyerahkan semua pada tim Labfor Polda Jatim. “Kita tidak bisa memastikan penyebab kejadian, untuk kepastiannya kita tunggu saja hasil pemeriksaan dari tim Labfor Polda Jatim,” ujar AKP Arief Kristanto saat ditemui di TKP.

Lebih lanjut Kapolsek Kecamatan Soko juga mengutarakan terkait kasus kebakaran ini pihaknya tengah memeriksa sejumlah saksi-saksi yang mengetahui awal terjadinya kebakaran. Kapolsek juga menghimbau kepada warga setempat untuk tidak beraktifitas dulu di daerah yang sudah dipasang police line tersebut, sampai pemeriksaan dari Labfor Polda Jatim selesai.

Informasi yang diperoleh jurnalberita.com dari H Muhammad Syairozi, Kepala Desa Prambon Tergayang, dalam musibah ini tidak ada korban luka maupun jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai miliaran rupiah. (jbc18/jbc1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site