Dewan Soroti Rekrutmen Tenaga Kontrak ‘Titipan’

\"\"PACITAN (jurnalberita.com) – Longgarnya sanksi disiplin yang akan dijatuhkan kepada Eko Waluyo, oknum PNS yang pernah dibui lantaran terlibat aksi pembobolan brankas Disbudparpora Pacitan di penghujung tahun 2011 silam, menjadi perbincangan hangat para wakil rakyat. Ketua Komisi A DPRD Pacitan, Setyo Raharjo, mengatakan kasus tersebut tengah menjadi perhatian serius di internal komisinya.

\”Ini masalah serius yang perlu disikapi. Agar ke depan, tidak akan ada lagi kasus-kasus berat semacam itu namun hanya dikenai sanksi disiplin yang tidak seberapa,\” jelas ketua komisi yang membidangi aparatur serta perundang-undangan itu, Rabu (13/6/12).

Selain persoalan sanksi disiplin yang masih perlu dipertegas lagi, Yoyok, begitu Setyo Raharjo, karib disapa, juga menyoroti rekrutmen pegawai kontrak harian lepas di sejumlah SKPD, yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Dia mensinyalir, tradisi ‘titipan’ keluarga pejabat atau bentuk imbal jasa bagi tim sukses saat pemilu kepala daerah lalu, masih sangat kental mengiringi praktik semacam itu. Meski tidak tunjuk hidung, namun Yoyok mengungkapkan, ditengarai memang ada anak seorang pejabat yang saat ini ‘dititipkan’ di salah satu SKPD.

\”Apapun dalihnya, jelas itu melanggar aturan,\” tegas politisi PDIP ini.

Kepala BKD Pacitan, H. Marwan menambahkan, rekrutmen tenaga kontrak dalam konteks kegiatan, memang masih diperbolehkan. Begitu juga soal penggajiannya, juga dianggarkan dari kegiatan yang akan dilaksanakan oleh SKPD itu sendiri. Namun demikian, Marwan menegaskan, rekrutmen tersebut tetap disesuaikan dengan analisa beban kerja dari masing-masing kegiatan yang ada di SKPD.

\”Di luar itu (kegiatan), memang tidak diperbolehkan (merekrut tenaga kontrak, red),\” jelas Sekretaris Bapperjakat. (jbc15/jbc1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*