Disdikpora Tuban Buka PPDB Online

\"\"

TUBAN (jurnalberita.com) – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara online tingkat SMP/SMA/SMK tahun ajaran 2012/2013 hari ini telah dibuka oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tuban, Jumat (29/6/12).

Kepala Bagian Kesiswaan SMP/SMA/SMK, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tuban, Sunaryo menyatakan, pendaftaran PPDB dimulai pada hari ini tanggal 29 Juni 2012 hingga 03 Juli 2012.

Untuk seleksi dan verifikasi data akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2012, dan pengumuman lolos verifikasi akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2012. Sedangkan daftar ulang sekolah dijadwalkan pada tanggal 5 dan 6 Juli 2012.

“Hari ini kita sudah mulai melayani PPDB secara online untuk tingkat SMP/SMA/SMK, setelah pendaftaran sekolah yang berstandar Rintisan Sekolah Berbasis Internasional (RSBI) itu selesai,” ujar Sunaryo.

Dalam proses PPDB tersebut, siswa yang akan masuk sekolah tingkat SMP dan SMA, harus telah dinyatakan lulus SD untuk yang mau masuk SMP, dan telah lulus SMP untuk yang mau masuk SMA, memiliki ijazah atau Surat Tanda Tamat Belajar (STTB), Surat Tanda Kelulusan (STK) dan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN), serta usia maksimal 18 tahun untuk masuk SMP dan SMA maksimal 21 tahun.

Selain harus memenuhi persyaratan yang telah disebutkan di atas, Peserta Didik Baru (PDB) juga harus memenuhi nilai yang telah ditentukan sesuai dengan jenjang masing-masing. Untuk tingkat SD melanjutkan SMP Nilai Ujian Nasional (NUN) dikalikan 300. Sedangkan untuk tingkat SMP melanjutkan SMA NUN dikalikan 225. Sehingga nantinya kelulusan siswa akan diukur sesuai skor yang telah dikalikan tersebut.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut oleh jurnalberita.com mengenai jumlah kuota siswa luar Kabupaten Tuban yang mau mendaftar di Kabupaten Tuban, Sunaryo menyatakan, tidak ada kuota dalam bentuk apapun. Kuota hanya ditentukan oleh sekolah, yaitu kuota setiap kelas hanya diisi 36 siswa saja, tidak boleh lebih.

“Kita tidak mematok kuota untuk siswa luar kota Tuban yang mau mendaftar ke Kabupaten Tuban, namun perkalian skornya nanti lebih rendah, yaitu untuk tingkat SD melanjutkan SMP, NUN hanya dikalikan 250. Sedangkan untuk SMP melanjutkan SMA, NUN hanya dikalikan 200,” terangnya.

Sunaryo menambahkan, kalau ada siswa yang mendapatkan peringkat 1, 2, dan 3 dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), serta Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), semua siswa tersebut akan dinyatakan lolos tanpa perkalian skor.

“Nanti kalau siswa PDB ini ada yang mendapatkan juara dalam perlombaan tingkat nasional, seperti O2SN, OSN, dan FLS2N dengan menunjukan piagamnya, maka siswa tersebut dinyatakan langsung lulus tanpa perkalian skor,” pungkas Sunaryo.

Di tempat yang terpisah, Kepala Disdikpora Kabupaten Tuban, Drs Sutrisno M.Pd, menjelaskan dalam PPDB di Kabupaten Tuban menggunakan sistem obyektivitas, transparansi, akuntabilitas, tidak diskriminatif, dan kompetitif dengan maksud semua peserta didik baru bisa mempunyai peluang untuk memperoleh pendidikan yang diinginkannya.

“Dalam PPDB ini tidak ada sepeserpun pungutan yang dibebankan pada para siswa PDB dan orang tua siswa, kalua ada yang masih meminta pungutan, maka kami tidak segan-segan memberi sanksi pada yang bersangkutan,” tegas Sutrisno. (jbc18/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*