Forkot Gelar Aksi Tolak Penanaman Pipa Gas

\"\"GRESIK (jurnalberita.com) – Sejumlah aktivis dari Forum Kota (Forkot) Gresik, melakukan aksi pemasangan spanduk di sejumlah titik di sepanjang Jl Gubernur Suryo Kecamatan Manyar, Kamis (14/6/12). Spanduk-spanduk tersebut berisikan berbagai tulisan tentang penolakan mereka terhadap penanaman pipa gas, yang bisa membahayakan pengguna jalan.

Koordinator aksi, Yuyun Wahyudi mengaku prihatin dengan banyaknya pengguna jalan yang harus mengalami kecelakaan akibat penanaman pipa gas di jalan tersebut. “Ini menjadi bukti, jika proyek penanaman pipa tersebut tidak dilakukan dengan hati-hati dan sangat sembrono,” tegasnya.

Yudi panggilan akrabnya menegaskan, penanaman pipa gas tersebut bisa mendatangkan keuntungan yang besar bagi APBD Kabupaten Gresik. Namun jika mengandung bahaya, maka Yudi meminta supaya Pemkab Gresik juga melakukan tindakan tegas terhadap sejumlah perusahaan yang bertanggungjawab atas hal tersebut. “Karena keuntungannya juga sebenarnya hanya dinikmati oleh segelintir orang saja,” tandasnya.

Bahkan lebih lanjut, Yudi juga menyamakan penanaman pipa gas tersebut dengan penanaman bom waktu bagi masyarakat Gresik. “Sebab, sewaktu-waktu pipa gas tersebut juga bisa meledak di tengah jalan,”ujarnya. “Sehingga akan menyebabkan korban dari masyarakat yang ada di sekitar tempat tersebut,” sambungnya.

Yudi mengatakan, apabila permasalahan tersebut tidak segera diperhatikan oleh Pemkab Gresik, penanaman pipa gas itu juga akan turut serta mengundang pengusaha lainnya melakukan hal yang sama. “Sebab, mereka akan melihat, bahwa melakukan penanaman pipa gas itu sangat mudah, dan standarisasinya sangatlah rendah,” tukasnya. “Sehingga, nanti ujung-ujungnya masyarakat Gresik juga yang akan menjadi korbannya kembali,” pungkasnya.

Aksi itu sendiri berjalan dengan sangat tertib. Meskipun begitu, aksi tersebut tetap mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polres Gresik. (jbc6/jbc1)

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*