Kominfo & Komisi A Akan Studi Banding ke Jerman

Sujono, Kadis Kominfo Jatim. (foto:jbc5)

SURABAYA (jurnalberita.com) – Tercetus keinginan untuk menguasai dan memperdalam Teknologi Informasi (TI), Dinas Komunikasi dan Informasi Pemprov Jatim bersama Komisi A DPRD Jatim akan melakukan studi banding ke Jerman.

Pimpinan Komisi A, Sabron D. Pasaribu dan Marcus Remiasa melontarkan gagasan itu, ketika hearing (dengar pendapat) dengan Kepala Dinas Infokom, Sudjono. Dalam hearing itu selain mengkaji soal Perhitungan APBD Jatim 2011, juga menyinggung berbagai peningkatan kualitas kinerja tahun 2012 ini. Harapan Komisi A, Kominfo akan lebih baik lagi dalam serapan anggaran secara faktualnya di atas 97 persen.

“Pencapaiann Dinas Kominfo termasuk yang paling membanggakan. Dan alangkah baiknya, dalam menyongsong peningkatan ke depan yang dipengaruhi kuat perkembangan pesat TI itu, selayaknya kalau melakukan studi dan memperdalam ilmu TI di Jerman,” lontar Sabron dari fraksi PG yang diamini semua Anggota Komisi A, Rabu (6/6/12).

Dinas Infokom yang dikomandani Sudjono bersama jajaranya sebanyak 13 orang ini menyambut baik, apalagi Dinas Infokom sudah mengirim stafnya untuk studi di Jerman itu. “Kita dalam alih fungsi dan melek TI ini, sementara diberlakukan di jajaran Kesekretariatan dulu. Kita bertahap akan memasuki budaya TI, sembari mempersiapkan tenaga manusianya yang mumpuni dan prasarananya pula,” kata Sudjono yang didampingi Lies Idawati, stafnya yang cekatan itu.

Jerman sebagai negerinya Kaum Goethe ini, secara teknologi mulai meninggalkan negeri Paman Sam yang kini dipimpin Obama itu. Selain perkembangan TI-nya pesat, Komisi A dan Dinas Kominfo, memahami kinerja Kaum Goethe yang sempat memenangkan tender di Jakarta, ketika Kementerian Kominfo Indonesia membuka proyek TI.

Menurut Marcus Remiasa, masa depan TI di Indonesia seharusnya tak tertinggal sejauh dibanding negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Karena itu, Pemprov Jatim seharusnya mempersiapkan kinerja yang didukung peranan TI. “Jika perlu, pada tahun depan jajaran Pemprov Jatim tak lagi menggunakan kertas, tapi cukup pakai Cyber Paper. Dan ini sangat efisien dan efektif sekali atas dana, waktu dan kepraktisan komunikasi,” jelas Marcus, Ketua PDS Jatim ini. (jbc5/jbc1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site