Maling Lapar Jarah Toko Kelontong

\"\"

GRESIK (jurnalberita.com) – Aksi pencurian kembali terjadi di Gresik. Kali ini sebuah toko kelontong Bahagia di Jl Raya Barat Pasar Cerme Desa Cerme Lor Kecamatan Cerme kebagian dijarah maling. Akibat kejadian tersebut, pemilik toko Andi Mulyono (34) mengaku mengalami kerugian kurang lebih Rp 24 juta.

Kejadian tersebut baru diketahui pada Kamis (21/6/12) pukul 06.00. Saat itu, Andi yang hendak membuka toko, tiba-tiba saja melihat tembok di samping toko berlubang. Lubang di tembok tersebut tampak seperti dijebol oleh orang. Selain itu, tersangka juga melihat 70 slop rokok dagangannya raib. “Saya langsung tahu, karena rokok dari berbagai merek itu baru saja saya beli,”ungkapnya. “Apabila diuangkan, jumlahnya mencapai 21 juta rupiah,” sambungnya.

Selain kehilangan sejumlah slop rokok, Andi juga mengatakan jika uang tunai senilai Rp 3,5 juta miliknya juga ikut amblas dicuri maling tersebut. “Padahal uang itu mau saya gunakan lagi sebagai modal,” ucapnya.

Andi mengatakan, sebenarnya pada pukul 03.00 pagi, istrinya Liasroh (34) mengaku mendengarkan suara aneh. “Katanya sih seperti suara orang yang sedang menjebol tembok,” jelasnya. Namun sayangnya, saat itu Liasroh sedang mengurus bayinya yang baru berumur 20 bulan yang menangis, sehingga Ia mengabaikan suara tersebut. “Selain itu, katanya istri saya juga takut, jadinya ya tidak berani untuk mendatangi sumber suara itu,” jelas Andi.

Menurut Andi, para pelaku tersebut sempat makan kue yang ada di dalam tokonya. Hal itu bisa dilihat dari bekas pembungkus makanan yang tercecer di dalam tokonya. “Waktu saya lihat, ada bekas 2 bungkus kue pia yang kosong, dan satu botol bekas air mineral ukuran 600 ml,” bebernya. Atas dasar itulah, Andi menduga jika maling yang membobol tokonya itu lebih dari 1 orang.

“Lagipula, rumput di tanah kosong sebelah rumah juga seperti habis diduduki oleh orang banyak,” paparnya.

Polsek Cerme yang mendapatkan laporan kejadian itu langsung segera menindaklanjuti, dengan meminta bantuan K-9 dari Polres Gresik. Kapolsek Cerme, H. Uddin Syafrudin mengatakan, dari penelusuran anjing pelacak tersebut, bau dari pencuri itu semakin menipis di sebuah rumah kosong di dekat toko tersebut. “Jadi, prosesnya masih belum bisa kita lanjutkan,” ucapnya.

Meskipun begitu, H. Uddin tidak mau terburu-buru dalam menyimpulkan kejadian tersebut. “Kami masih belum mengetahui apakah pelakunya lebih dari satu atau tidak, karena sekarang masih dalam proses lidik,” pungkasnya. (jbc6/jbc1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*