PT Holcim Dituntut Lakukan Sampel Air Laut

Para pengunjukrasa melakukan orasi di depan pelabuhan PT Holcim. (foto:jbc18)

TUBAN (jurnalberita.com) – Belasan warga yang mengatasnamakan LSM Merah Putih Pagar Perkasa (MP3), kembali menggelar aksi unjukrasa di pelabuhan PT Holcim  dan jalur akses menuju PT Holcim Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, kabupaten Tuban, Kamis (14/6/12).

Aksi tersebut, merupakan aksi lanjutan setelah beberapa waktu lalu tuntutannya tidak direspon oleh PT Holcim. Dalam aksinya para pengunjuk rasa melakukan orasi dan membentangkan spanduk yang berisi beberapa kecaman terhadap PT Holcim.

“Kami akan terus menolak pembangunan PT Holcim di Bumi Pertiwi kita ini, PT. Holcim merupakan antek-antek kapitalisme yang akan menyengsarakan anak cucu kita nanti,” ujar Iwan dalam orasinya yang juga korlap aksi.

Pasalnya, lanjut Iwan, PT Holcim sudah melanggar undang-undang Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) serta reklamasi pembuangan pengerukan laut yang seharusnya dibuang ke darat, ternyata dibuang ke laut dengan jarak 12 mil, yang mengakibatkan pencemaran air laut.

“Akibat pencemaran air laut itu, membuat tangkapan para nelayan menurun drastic. Sebelum adanya pencemaran air laut ini, para nelayan setiap hari dapat tangkapan ikan sebanyak 20 kg per hari, tapi sekarang para nelayan hanya mendapatkan 5 kg per hari,” tambah Iwan.

Saat diwawancarai jurnalberita.com, Iwan menuntut kepada PT. Holcim harus membuktikan dengan melakukan test sampel air laut pada masyarakat dan LSM lingkungan.

“PT Holcim harus membuktikan sampel air laut. Apabila tidak, maka sampai kapanpun kami akan melakukan unjukrasa,” pungkasnya. (jbc18/jbc1)

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site