Suparto dan Suko Widodo Cawagub Jatim?

Suparto Wijoyo.

SURABAYA (jurnalberita.com) – Pakde Karwo masih berharap dipilih kembali oleh rakyat Jatim sebagai Gubernur periode 2013-2018 mendatang. Kabarnya ia mempersiapkan 2 orang dari lingkungan kampus untuk mendampinginya menjadi wakil gubernur. Siapakah keduanya?

Pakde dan Bude yang mulai kampanye pecitraan ini, disinyalir mulai mengelus dua tokoh kampus yang cukup populer. Mereka adalah Suparto Wijoyo dan Suko Widodo. Selain sebagai dosen di perguruan tinggi negeri ternama di Surabaya, meraka juga aktifis plus staf ahli di Pemprov Jatim. Meski terkadang, peran mereka overlapping dalam kegiatan sosial di televisi, mulai perancangan, penyajian acara dan penentuan dana dari APBD Jatim.

“Memang, diharapkan gubernur ke depan dipilih oleh DPRD. Sedangkan Wagubnya ditentukan oleh gubernur terpilih. Kalau misalnya Pakde Karwo memangku kembali dan dia menentukan wakilnya dari kalangan kampus, ya, terserah dia,” ujar Rasyad Manaf  dari PKNU yang dibenarkan Faried Fauzie angota dewan dari Gerindra ini.

Sesuai kabar dari kalangan anggota DPR RI, regulasi (peraturan) pemilihan gubernur tidak lagi dipilih rakyat langsung, tapi oleh anggota DPRD setempat. Hal ini sesuai ideologi Negara Pancasila, tepatnya sila keempat.

‘Saya respek kalau DPRD Jatim nanti termasuk salah satu daerah yang menentukan siapa gubernur mendatang,” celetuk Kuswijanto, Ketua Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) DPRD Jatim.

Menurut  Sekjen PPP, Romahurmuzy yang akrab dipanggil Gus Romi, perubahan regulasi Pilgub dan Pilpres akan disahkan dalam waktu dekat. “Wacana pelaksanaannya pun berkembang, kalau diberlakukan setahun kemudian maka muncul penawaran masa jabatan para legislator akan diundur. Dan hal ini banyak yang setuju, lantaran kepentingan mereka terwadahi daripada jabatan eksekutifnya,” jelas Romi, ketika di Surabaya belum lama ini.

Sedangkan Prof. Dr. Suparto Wijoyo, yang mulai getol bermasyarakat lewat LSM Kapal-nya di bidang lingkungan hidup ini, menyatakan dirinya tidak berminat.  “Bismillah, saya tidak mau urus hal itu. Saya tetap sebagai pengabdi lingkungan saja. Tolong, salam buat semuanya,” tutur Suparto, mantan Pengawas Kebon Binatang Surabaya ini, saat di Bogor. (jbc5)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site