Tiba di Pemalang Jawa Tengah, Pejalan Kaki Lapindo Diusir dari Gedung Rakyat

TUBAN (jurnalberita.com) – Hari Suwandi (44), warga Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, pejalan kaki menuju Istana Negara dan Wisma Bakrie guna menemui Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Abu Rizal Bakrie, untuk menuntut keadilan dan ganti rugi atas korban semburan lumpur Lapindo, Senin (25/6/12) pagi, tiba di Kecamatan Tirankang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Meskipun selama perjalanan, Hari yang ditemani Harto Wiyono (43), warga Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo sering mendapatkan rintangan, seperti uang penjualan kepingan CD sebesar Rp 700.000 dicopet seseorang, diusir dari oleh Satpol PP, diusir dari gedung DPRD Jawa Tengah, tapi itu semua tak menyurutkan niat Hari untuk menuntut keadilan.

“Kami tak akan berhenti, apapun rintangan yang kami alami, tak sedikitpun menyurutkan niat kami untuk menuntut  keadilan,” ujar Hari saat dihubungi jurnalberita.com via telepon.

Dalam perjalanannya Hari akan selalu meminta dukungan dari DPRD yang dilewatinya, meskipun pernah diusir, Hari tetap akan meminta dukungan.

“Kami selalu mampir di setiap DPRD yang kami lewati, tak peduli mau mencemooh atau mendukung kami, yang pasti kami akan selalu meminta dukungan dari setiap perwakilan rakyat. Karena disitu kita akan mengetahui mana wakil rakyat yang sebenarnya dan yang hanya mementingkan perutnya,” tambah bapak anak tiga itu.

Diperkirakan, 5 hari lagi Hari dan Harto sudah tiba di Jakarta, dan akan menyampaikan semua permasalahanya kepada Presiden. (jbc18/jbc1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site