Bayer Luncurkan Obat Pencegah Stroke

Dr Jeffry Adipranoto bersama dr M Saiful Islam dan Allen Doumit saat peluncuran Rivaroxaban. (foto:jbc2)

SURABAYA (jurnalberita.com) – Ini kabar gembira. Masyarakat tak perlu risau ancaman stroke. Pasalnya, Bayer HealthCare telah meluncurkan Rivaroxaban, sebuah terobosan baru berupa terapi antikoagulasi (anti penggumpalan darah) oral yang praktis dan efektif untuk mencegah terjadinya stroke.

Di Indonesia, stroke memang jadi penyebab kematian tertinggi untuk kategori penyakit tidak menular. Jumlah penderita penyakit ini terus meningkat tajam. “Kami menyambut baik disetujuinya Rivaroxaban di Indonesia. Antikoagulan generasi baru ini dapat melengkapi kekurangan dari produk-produk anti penggumpalan darah standar yang membutuhkan pengawasan dokter,” kata dr. Jeffrey Adipranoto, SpJP(K), FIHA, FESC dari RSU Dr. Soetomo.

“Disetujuinya Rivaroxaban untuk pencegahan stroke terkait fibrilasi atrium menawarkan perlindungan yang praktis bagi lebih banyak lagi pasien di Indonesia. Selain efektif dan lebih aman, obat ini cukup diminum satu kali sehari dan tidak perlu dimonitor terus menerus,” tandas Allen Doumit, Direktur PT Bayer Indonesia, saat peluncuran Rivaroxaban di Surabaya, Senin (9/7/12).

Disetujuinya Rivaroxaban untuk dipasarkan di Indonesia memberi sebuah pilihan terapi baru bagi dokter maupun pasien dalam menangani kondisi yang perlu mendapatkan perhatian serius ini. Dibanding Warfarin, Rivaroxaban terbukti bahwa dengan dosis hanya satu kali sehari dapat mencegah stroke dan emboli sistemik non-SSP (Sistem Syaraf Pusat).

“Studi ROCKET membuktikan bahwa Rivaroxaban bekerja cepat dengan respon dosis yang sederhana, memiliki bioavailabilitas tinggi, tidak membutuhkan pengawasan koagulasi rutin, tidak memiliki interaksi dengan makanan, serta interaksi obat yang sangat minimal,” kata dr. Jeffrey, sembari menambahkan harga Rivaroxaban di Indonesia hanya Rp 34 ribu/ tablet/ hari.

Dr M.Saiful Islam, SpS(K) dari RSU Dr. Soetomo mengatakan,, peran dokter dalam deteksi dini, penegakkan diagnosa, dan pemberian pengobatan yang tepat pada pasien fibrilasi atrium sangat signifikan dalam menurunkan beban kesehatan akibat stroke dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Indonesia. Dia pun mendukung penggunaan Rivaroxaban untuk pencegahan stroke. (jbc2/jbc1)

 

Dr Jeffry Adipranoto bersama dr M Saiful Islam dan Allen Doumit saat peluncuran Rivaroxaban.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site