Dinas Pendidikan Siap Hadapi UKG

Drs. Kenedi Dt. Kupiah, Kadis Pendidikan Padang Panjang Sumbar. (jbc17)

PADANGPANJANG (jurnalberita.com) – Menjelang  pelaksanaan Ujian Kompetensi Guru (UKG) akhir bulan ini, Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang mulai mempersiapkan diri.

Sebanyak 175 orang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sudah terdaftar sebagai penerima tunjangan sertifikasi guru, akan ambil bagian sebagai peserta UKG tersebut. Berlokasi di gedung SMK  Negeri 1 dan 2 di kota berjuluk Serambi Mekah itu, mereka akan mengikuti secara online.

“Saat ini kita tengah mempersiapkan segala sesuatu terkait pelaksanaan UKG. Mulai dari penyiapan tempat dan perangkat ujian, sampai pada hal-hal teknis yang akan menjadi halangan bila tidak diantisipasi dari awal,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Padang Panjang, Drs. Kenedi, Dt. Kupiah kepada jurnalberita.com di ruang kerjanya, Senin (16/7/2012).

Dt. Kupiah didampingi Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Mutu, Drs. Herman, MM dan Kepala Bidang SLTP-SLTA, Drs. Suriyasen mengatakan, UKG yang merupakan program pemetaan potensi guru secara nasional adalah program baru. Karena itu menurutnya, tentu saja berbagai pihak, termasuk guru sebagai objek, masih gamang.

“Jangankan guru, pihak Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Barat saja masih gamang dengan pelaksanaan UKG akhir bulan ini. Gamang dalam artian karena UKG dilakukan secara serentak, sementara kita harus menyiapkan tenaga teknis dalam waktu singkat,” imbuhnya.

Terkait kemampuan dan keterampilan guru yang disinyalir masih belum maksimal dalam penggunaan perangkat multimedia, ia menyatakan, hal itu tidak menjadi masalah, dalam kurun waktu tiga tahun belakangan telah dilaksanakan berbagai kegiatan pembekalan guru dalam penggunaan perangkat multimedia.

Berbeda dengan Kepala Dinas, Kabid Perencanaan dan Pengendalian Mutu, Drs. Herman, MM mengatakan, pihaknya sangat yakin dengan kemampuan guru yang akan mengikuti UKG. Bahkan, dengan semangatnya ia mengatakan, bercermin pada proses Ujian Kompetensi Awal (UKA) yang diselenggarakan beberapa waktu lalu, hasil UKG kali ini tidak akan memalukan.

“Apalagi nanti pada tanggal 22 Juli ini akan ada sosialisasi dari LPMP Sumbar kepada Kepala Sekolah yang ada. Nantinya akan dilakukan sosialisasi secara berjenjang sampai pada guru yang akan jadi peserta. Jadi saya sangat yakin tingkat keberhasilan sangat tinggi nantinya,” jelasnya.

Di bidang penyiapan tenaga teknis di lapangan, Suriyasen, Kabid SLTP-SLTA pada jurnalberita.com mengatakan, masing-masing Dinas Kota/Kabupaten telah mengirimkan satu orang tenaga teknis mengikuti sosialisasi UKG.

“Hari ini kita sudah memberangkatkan saudara Dipa Adi Martius ke Medan untuk mengikuti kegiatan sosialisasi UKG. Tentunya dengan adanya tenaga teknis yang telah dilatih, akan sangat membantu suksesnya UKG 30 Juli nanti,” terangnya.

Untuk persoalan teknis lainnya dan pengamanan sistim jaringan, mengingat UKG dilaksanakan secara online, belum menjadi hal yang terpikirkan oleh Dinas Pendidikan setempat. Padahal, hal itu merupakan hal penting karena dapat saja pelaksanaan UKG nanti diretas oleh pihak-pihak yang secara sengaja ingin mengganggu.

Namun dengan adanya lembaga sejenis NGO yang akan turut memantau dan membantu kelangsungan program itu, Suriyasen sangat yakin akan dapat diatasi berbagai persoalan yang muncul. (jbc17/jbc2)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site