Harga Daging Sapi dan Ayam Terus Meroket

TUBAN(jurnalberita.com) – Menjelang Bulan Ramadhan, harga daging ayam dan sapi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tuban mengalami kenaikan hingga 30 persen. Kenaikan harga tersebut, seperti yang terpantau di Pasar Pramuka Kota Tuban, Senin (16/7/12).

Asna saat melayani pembeli. (foto ; jbc18)

Kenaikan harga cukup tinggi ini, terjadi sejak dua empat hari terakhir. Selain diduga akibat  aksi borong warga untuk kebutuhan tradisi hajatan jelang Ramadhan, juga terjadi lantaran naiknya harga sapi dari para peternak lokal.

“Sudah hampir satu minggu harga daging ini mengalami kenaikan. Kenaikannya mencapai 30 persen dari harga sebelumnya,” ujar Asna, salah satu pedagang di Pasar Pramuka Tuban.

Dari informasi yang diperoleh dilapangan, harga daging ayam potong yang sebelumnya Rp. 20 ribu per kilogram, kini melambung menjadi Rp. 26 ribu per kilogramnya.

Sementara, harga daging ayam kampung kini mencapai harga Rp. 50 ribu per kilogram atau naik Rp. 15 ribu dibanding sebelumnya yang hanya berada dikisaran Rp. 35 ribu per kilogram.

Sedangkan kenaikan harga daging cukup tinggi, terjadi pada harga daging sapi. Harga daging sapi kualitas semula Rp. 55 ribu per kilogram, kini menjadi Rp. 70 ribu per kilogram, sementara harga daging sapi kualitas biasa, yang  semula Rp. 49 ribu per kilogram, kini menjadi Rp. 60 ribu tiap kilogramnya.

“Harga daging ini akan terus mengalami kenaikan, karena biasanya menjelang Ramadhan kebutuhan masyarakat terus meningkat, terutama pada daging sapi dan ayam untuk dibuat hajatan,” terang Asna. (jbc18/jbc2)

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site