Hilang Keperawanan Akibat Rayuan Gombal

GRESIK (jurnalberita.com) – Terdakwa Azwar Anas alias Ambon (22) warga Dusun Daleman Desa Campur Timur Kecamatan Ambunten, Sumenep atau Desa Tanjungsari Kecamatan Sidayu, Gresik diseret JPU ER.Handaya SH ke depan meja hijau dan didakwa telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap gadis dibawah umur.

Seperti yang didakwakan JPU, perbuatan asusila tersebut dilakukan terdakwa terhadap korban, sebut saja Melati (16), pada hari Jumat tanggal 8 Juli 2011 di rumah H.Suparto Desa Daleman Kecamaan Ambunten, Sumenep.

Diuraikan dalam dakwaan, kejadian itu berawal saat saksi korban Melati dijemput terdakwa di pertigaan Desa Kranji, Kecamatan Paciran. Korbanpun diajak ke terdakwa ke Sumenep, yakni ke rumah saksi, H.Suparto.

Didalam rumah tersebut, saksi diajak terdakwa melakukan hubungan seks. Awalnya, korban menolak. Namun, dengan bujuk rayu akhirnya korban mau melepaskan kegadisannya.

“Perbuatan terdakwa tidak hanya dilakukan sekali, namun diulang hingga 4 kali. Atas tindak pidana tersebut, terdakwa kami jerat dengan pasal 81 ayat (2) UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan perempuan dan anak,” tegas JPU.

Sidang dengan Majelis hakim yang diketuai Sudarwin SH akhirnya ditunda minggu depan agenda mendengarkan keterangan saksi. (jbc6/jbc2)

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site