Kesadaran Rendah, Warga Sepelekan Data Kependudukan

kesadaran redah e-ktp

Kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan dan pencatatan sipil, sejauh ini masih tergolong minim.

Pacitan (Jurnalberita.com)- Kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan dan pencatatan sipil, sejauh ini masih tergolong minim. Karena itulah perlunya peran semua pihak, khususnya para stakeholder (pemangku kepentingan) baik ditingkat kabupaten, kecamatan, serta pelosok desa untuk mensosialisasikan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pacitan, Rachmad Dwiyanto mengatakan, secara umum sebenarnya kesadaran masyarakat terhadap kepemilikan dokumen kependudukan tersebut tergolong bagus. Namun dilain sisi tidak dia pungkiri, bahwa sebenarnya masih ada juga yang bermasalah. Salah satu diantaranya, terkait program data diri berbasis elektronik (eKTP) yang saat ini masih berlangsung. “Dari program itu, ternyata diketahui masih ada saja masyarakat yang data kependudukannya salah serta memang belum memiliki KTP,” ujarnya, setelah membuka kegiatan sosialisasi kependudukan dengan tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan para kades yang baru saja dilantik, Rabu (4/7).

 
Dia memandang bagaimana kedepan, persepsi dan pemahaman masyarakat maupun pelayan masyarakat terhadap bidang kependudukan serta pencatatan sipil itu bisa semakin meningkat. Rachmad menegaskan, paradigma masyarakat yang selama ini terkesan menyepelekan pentingnya kepemilikan data kependudukan, perlahan bisa tereliminir. Biasanya, lanjut dia, cultur masyarakat baru akan “tergopoh-gopoh” ketika sudah terbentur permasalahan yang berkaitan dengan kepemilikan data kependudukan. Sebagai contoh soal kepemilikan akte kelahiran, misalnya. “Kalau sudah seperti itu, baru mereka sadar,” sebut mantan Sekretaris Bappeda itu.

 
Sementara itu, Beny Prasetyo, Kepala Desa Bangunsari, Kecamatan Pacitan, mengatakan, memang pemahaman masyarakat akan perlunya data kependudukan masih jauh dari yang diharapkan. Karena itu, ia sangat mengapresiasi terobosan Dispendukcapil melaksanakan kegiatan sosialisasi kependudukan tersebut. “Ya setidaknya, kedepan masyarakat semakin paham dan punya kesadaran,” imbuhnya, secara terpisah. (jbc15)

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site