PADANG PANJANG (jurnalberita.com) – Warga Kota Padang Panjang, khususnya para lanjut usia (lansia) dan warga kurang mampu, patut bersyukur. Pemerintah daerah setempat gigih melakukan berbagai upaya memberikan bantuan kepada dua kelompok masyarakat tersebut.
Bagi lansia dan keluarga miskin dan kurang mampu, melalui pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun dana yang diambil dari APBN, setiap bulannya, mereka menerima bantuan dana Rp 300 ribu. Tak tanggung-tanggung, bantuan itu diberikan seumur hidup, menurut perencanaan yang ada.
Tak hanya itu, melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker), tahun ini sebanyak 350 Kepala Keluarga Miskin mendapat bantuan dana pengentasan kemiskinan yang bersumber dari APBN 2012.
Dana pengentasan kemiskinan yang berjumlah Rp 700 juta tersebut akan dibagikan pada warga melalui kelompok yang diberi nama Kelompok Usaha Bersama Fakir Miskin (KUBE-FM). Saat ini terdapat 35 kelom[pok yang masing-masing kelompok berisikan 10 KK.
“Untuk Kota Padang Panjang telah ditetapkan 3 Kelurahan di Padang Panjang Barat dengan 18 KUBE serta 3 Kelurahan lagi di Padang Panjang Timur dengan 17 KUBE. 6 Kelurahan itu diantaranya, Kelurahan Silaing Bawah, Kampung Manggis, dan Kelurahan Tanah Hitam untuk Keamatan Padang Panjang Barat. Sedangkan 3 Kelurahan di Padang Padang Panjang Timur, Kelurahan Koto Panjang, Ekor Lubuk, dan Kelurahan Ngalau,” kata Ratna Trikasih, Kadis Sosnaker Padang Panjang kepada jurnalberita.com, Kamis (26/7/12).
Ratna juga menjelaskan, masing-masing KUBE nantinya akan menerima Rp 20 juta dengan asumsi bantuan Rp 2 juta per-KK. Anggaran itu akan disalurkan melalui pengawas, mulai dari Kelurahan, Kecamatan, dan Kota. Bahkan, nantinya akan ada pengawas pendamping secara independen dan bukan dari kalangan pegawai negeri sipil.
Menurutnya, sesuai dengan informasi dari pemerintah provinsi, dana itu disalurkan pada tanggal 18 Juli 2012 lalu, sekaligus dengan melakukan sosialisasi langsung kepada KUBE-FM. (jbc17/jbc2)




