Populasi Ternak Tinggi, RPH Kurang Layak

Perlu pengembangan dengan konsep yang lebih modern.

\"dirjen

PACITAN (Jurnalberita.com)- Keberadaan rumah potong hewan (RPH) di Kabupaten Pacitan, sejauh ini masih sangat memprihatinkan. Selain sarana prasarana yang tersedia relatif minim, juga lokasi RPH yang jauh dari layak. Dirjen Peternakan Dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI, Syukur Irwanto, mengatakan, keberadaan RPH yang berlokasi di pemukiman padat penduduk secara tehnis dianggapnya kurang memenuhi syarat. “Sehingga sulit untuk berkembang.

Padahal populasi ternak di Pacitan sebenarnya relatif tinggi, yaitu sekitar 6-7 persen per tahunnya. Namun kondisi ini belum dibarengi dengan ketersediaan RPH yang menunjang,” jelasnya, saat berada di Pacitan dalam rangkaian kunjungan kerja Edi Baskoro Yudhoyono (EBY), Sabtu (14/7) lalu.

Karena itu, Syukur sependapat dengan ide Bupati Pacitan, H. Indartato, untuk mengembangkan RPH serta merelokasi ke area yang lebih luas dan jauh dari permukiman penduduk. Dari kajian tehnis, kata Dirjend, RPH itu setidaknya berlokasi diatas lahan seluas minimal 5.000 meter, dan tak jauh dari lokasi pasar hewan. Sementara dibelakangnya, terdapat sungai serta dilewati saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet). “Sehingga disitu tidak mungkin ada perumahan penduduk. Lokasi seperti itu yang cocok untuk didirikan RPH,” jelas pejabat jajaran eselon I ini.

Pengembangan RPH nantinya, lanjut Syukur, yaitu RPH dengan konsep modern seperti yang sudah ada disejumlah kota di Jatim. Tidak seperti yang telah ada sekarang ini, masih sangat minimalis. Konsep RPH modern tersebut, misalnya seperti di Pasuruan serta Malang yang sekarang ini sudah bertaraf internasional. “Ide Pak Bupati (Indartato, Red) akan kami dukung. Sebab pada intinya, RPH itu tidak hanya bisa dipakai oleh peternak sapi lokal. Tapi peternak yang ada diluar daerah, juga bisa memanfaatkannya,” sebut Dirjend.
Disinggung soal ketersediaan daging saat menjelang bulan puasa dan lebaran, Syukur menegaskan, sejauh ini stok daging di Jatim sangat melimpah. Dia akui, bahwa potensi daging di Provinsi Jatim sangat potensial. Bahkan populasi sapi tertinggi di Indonesia, ada di Jatim termasuk diantaranya di Kabupaten Pacitan. (jbc15)

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*