Warok Tak Lagi Nggemblak, FRM 2012 Resmi Dibuka Bupati Amin

bupati amin

Bupati Ponorogo Amin membuka FRM 2012 di hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke 516.

PONOROGO (Jurnalberita.com)- Hari Jadi Ke-516 Kabupaten Ponorogo dan Festival Reyog Ponorogo Mini Ke-X Tahun 2012, Rabu (11/7) malam dibuka oleh Bupati Ponorogo H. Amin di Panggung Utama Aloon-Aloon. Berbagai seni budaya khas Ponorogo ditampilkan dalam pembukaan di Panggung yang baru selesai direnovasi tersebut. Sejumlah tampilan pun mampu mengundang decak kagum ribuan penonton.

Salah satu tari yang menggambarkan warok yang identik dengan suka nggemblak. Namun, akhirnya menyukai wanita. Penggambaran ini melalui tarian sang warok yang kesengsem dengan penari merak. Secara simbolis, peralihan paradigma warok dan gemblak ini digambarkan melalui adegan sang warok yang memeluk erat sang merak.

Yang menarik, pembukaan FRM ini ditampilkan pula reyog tumbu sebelum bertemu dengan merak. Reyog tumbu ini memiliki dadak yang terbuat dari bambu dan bagian barongnya dipasang tumbu. Berdasarkan narasi, tumbu ini menggambarkan asal muasal Singo Barong sebelum bertemu dengan merak.

Bupati Ponorogo, H. Amin, SH, MH meminta warga Ponorogo untuk terus melestarikan kesenian asli bumi reyog tersebut. Sebab, kata dia, nama Reyog sudah diakui oleh seantero jagat raya ini. Bahkan, keunikan reyog Ponorogo mampu membuat wisatawan manca tertarik untuk melihat dan mempelajarinya. “Kalau di Taiwan reyog Ponorogo disebut sebagai topeng terbesar di dunia. Mereka terkagum-kagum dengan budaya Reyog,” ungkap Bupati dalam sambutannya.

Dalam pembukaan itu, pemkab Ponorogo juga pamer prestasi yang berhasil disabet selama dua tahun pemerintahan bupati Amin. “Ponorogo tercatat menorehkan sejumlah prestasi ditingkat nasional. Prestasi ini kita syukuri bersama,” tandasnya.

festival reyog mini

Sendratari Warok Ponorogo dalam Pembukaan FRM 2012

Berbagai gebrakan dilakukan Pemkab Ponorogo dalam memeriahkan Hari Jadi Ke-516 Kabupaten Ponorogo dan Festival Reyog Ponorogo Mini Ke-X Tahun 2012. Agenda kegiatanpun siap digelar untuk menghibur masyarakat Ponorogo. Terutama kegiatan yang bertujuan mengenalkan seni budaya pada generasi muda. Sekaligus peletarian budaya beserta pengembangnya.

Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo, Sapto Jatmiko dalam sambutannya mengatakan, berbagai gebrakan baru dalam peringatan Hari Jadi Ke-516 Kabupaten Ponorogo dan Festival Reyog Ponorogo Mini Ke-X Tahun 2012 akan digelar. Rangkaian itu, akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Seperti digelarnya Pawai Ta’aruf oleh pelajar dilingkungan Kementerian Agama Ponorogo dan Parade 105 Reyog secara masal, dengan koreo yang dijamin menarik. “Ini akan berbeda dari tahun sebelumnya. Perpaduan seni dan religi akan ditampilkan,” terangnya.

Dia juga mengatakan, panggung gembira nanti akan didatangkan grup papan atas dari Jakarta, yaitu band Radja saat penutupan. Semua rangkaian kegiatan HUT ini, diharapkan menjadikan masyarakat Ponorogo memiliki rasa memiliki. Selain itu, pengembangan seni dan budaya harus terus dilakukan. “Group band Radja akan menghibur masyarakat Ponorogo, dan itu gratis,” katanya. (jbc19/jbc15)

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site