Gubernur Akan Beri Sanksi Bagi Mobdin pengguna BBM Bersubsidi

sembako gratis

Gubernur Jawa Timur Soekarwo,menyerahkan 5000 paket sembako bagi warga miskin di Lapangan Desa Sumberharjo, Pacitan

PACITAN (Jurnalberita.com)-Pemerintah Provinsi Jawa Timur cukup serius mengawal program Nasional penggunaan bahan bakar minyak non subsidi bagi kendaraan dinas (Mobdin) yang mulai diberlakukan 1 Agustus lalu. Salah satunya dengan menyiapkan sanksi bagi oknum PNS yang melanggar

Demikian ditegaskan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, usai penyerahan 5000 paket sembako bagi warga miskin di Lapangan Desa Sumberharjo, Pacitan, Sabtu (4/8/2012). Bahkan orang nomor satu di Jatim itu memperingatkan sanksi yang bakal diterima bagi PNS yang melanggar. Seperti, pencabutan hak untuk memakai kendaraan dinas jika terbukti.

“Tak cukup sanksi ringan,  pelanggaran fatal akan diberikan oleh atasanya langsung berupa sanksi administratif. Tentunya hal tersebut mengacu pada aturan kepegawaian yang ada,” tegas Pakdhe Karwo.

Masih menurut Soekarwo, sejak 23 Juli lalu, pemerintah provinsi Jawa Timur sudah mendistribusikan stiker larangan penggunaan bahan bakar bersubsidi bagi mobil dinas. Hanya saja, dalam prakteknya ada beberapa kendala. Salah satunya keterbatasan jatah stiker dari pemerintah pusat. Akibatnya provinsi harus memproduksi sendiri stiker warna oranye tersebut.

Pemprov Jatim sendiri, lanjut Pakde Karwo, sudah melakukan sejumlah program. Utamanya kerjasama dengan seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum, baik milik Pertamina maupun swasta.

“Seluruh kendaraan yang ditempeli stiker, sudah dipastikan harus menggunakan bahan bakar non subsidi. Dari komitmen tersebut, pengawasan terhadap tingkat kedisiplinan para pejabat pemerintahan dapat terpantau,” pungkasnya.(jbc15)

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site