Kader Golkar Mbalelo Bakal Dipecat

\"\"

SURABAYA (jurnalberita.com) — Hasil Rapimnas III Partai Golkar (PG) di Bogor, bulan Juni 2012 lalu, yang disertai deklarasi Aburizal Bakrie (ARB) sebagai Capres 2014 nanti itu menuntut keras kalangan pengurus dan kader Golkar untuk loyal total.

“Sesuai hasil Rapimnas III PG ini, para kader yang tidak loyal dan tidak mendukung total ARB dalam Capres 2014 akan dikenai sanksi berat. Sesuai peraturan organisasi, pasal 7 dan pasal 8, mereka yang menjadi kader akan dipecat jika mbalelo,” tegas Drs H Gatot Sudjito MSi, Wakil Ketua PG Jatim di DPRD Jatim, Senin (30/7/12).

Tampaknya, Ketua Umum PG yang populer dipanggil Ical bersama jajaran DPP Partai Golkar itu dilanda kecemasan tinggi. Apalagi, pengalaman Capres tahun 2004 dan 2009 itu menunjukkan banyak kader yang berprilaku politik dagang sapi. Individual kader Golkar saat itu menuai keuntungan cukup besar dan kaya raya, meski partai dan Capresnya harus kalah.

“Kekalahan institusi dan jagonya Golkar pada Capres 2014 tidak boleh terulang. Oleh sebab itu saat Rapat Pimpinan Nasional diambil keputusan tersebut,” tutur Gatot Sudjito yang kerap diakronimkan GS ini.

Atas pasal sanksi keras, lanjutnya Ketua MKGR Jatim itu, bagi kader yang mbalelo ini sempat  ramai. “Perdebatan tajam pun tak terhindarkan, meski akhirnya diputuskan, demi kemaslahatan partai dan kaderisasi,” jelas GS.

Politisi Golkar yang cukup piawai itu meminta para kader Golkar mau berpikir luas dan esensial dalam mengutamakan nasib partai dan rakyat. “Kalau kader Golkar yang loyal makin hari makin tipis, niscaya kesengsaraan rakyat makin dalam. Karena, loyalitas dan kejujuran dibutuhkan oleh rakyat sampai kapanpun, untuk mencapai tatanan bernegara yang maju dan rakyatnya berkehidupan makmur,” kata GS yang juga  Ketua FKPPI Jatim. (jbc5/jbc1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*