Realisasi PAD Hingga Juni Lebih Dari 50 %

PADANG PANJANG (jurnalberita.com) - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang Panjang Sumatera Barat, hingga Juni 2012 sudah mencapai Rp 16,7 miliar atau 51,60 persen dari target sebesar Rp 32,5 miliar.

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Padang Panjang Yudhi F Kahayan, Selasa (7/8/12)  mengatakan, besaran realisasi PAD tersebut berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, penghasilan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang disahkan.

“Dari pajak daerah sebesar Rp1,6 miliar, retribusi daerah Rp8,4 miliar, hasil penghasilan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp4,1 miliar, dan lain-lain pendapatan hasil daerah yang sah Rp2,5 miliar,” ungkap Yudhi, terkait rincian PAD kota Serambi Mekah itu.

Lebih lanjut ia mengatakan, realisasi PAD tersebut mengalami peningkatan per-semester dari target yang ditetapkan sebelumnya. Kondisi itu berkat kerja sama semua pihak.

Menurutnya, peningkatan PAD Padang Panjang tahun ini terlihat setelah adanya kalkulasi dari seluruh pendapatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun, katanya, masih ada beberapa SKPD yang belum mencapai target.

“Kita memiliki 11 SKPD yang mengelola pendapatan yang tergolong retribusi daerah. Rata-rata sudah mencapai target. Hanya ada beberapa SKPD yang realisasi PAD-nya masih di bawah 50 persen,” katanya.

Tokoh keuangan daerah itu  menyebutkan, PAD yang belum mencapai target berasal dari hasil penjualan aset daerah yang dipisahkan dan jasa giro. “Biasanya PAD yang paling banyak dari pajak daerah, namun saat ini tidak lagi karena sudah mengalami penurunan dan sudah digantikan oleh retribusi daerah,” jelasnya.

Sedangan realisasi PAD dari dana perimbangan baru mencapai sekitar Rp170,2 miliar dari Rp308,4 miliar yang ditargetkan. Pihaknya optimis, realisasi PAD pada 2012 tercapai 100 persen, mengingat adanya dukungan dari seluruh pihak pengelola pendapatan daerah. (jbc17/jbc2)

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site