Saleh Mukadar ‘Menguliti’ Kepemimpinan Pakde Karwo

\"KONI

SURABAYA, (jurnalberita.com)—Ketika Komisi E bidang Kesejahteraan Rakyat dengar pendapat (hearing) dengan jajaran Pengurus Koni Jatim, sempat terlontar wacana soal model kepemimpinan gubernur Jatim, antara H. Imam Utomo dengan H. Soekarwo yang populer dipanggil Pakde Karwo ini.

“Saya melihat sangat berbeda, model kepemimpinan H. Imam Utomo dengan H. Soekarwo. Dalam urusan keuangan yang dibutuhkan Koni Jatim, misalnya, terkait bonus yang anggarannya tidak mencukupi oleh Imam Utomo langsung diatasi,” lontar Saleh Mukadar, anggota Komisi E dari fraksi PDI Perjuangan ini.

Tapi di masa Pakde Karwo, lanjurnya, sikapnya sangat berbeda sekali. Ia sudah tahu dan mendengar jika Koni Jatim, akan songsong PON di Palembang 2012 . Namun tidak punya dana khusus bonus, untuk para atket peraih medali. “Lha, kok Pakde terkesan pasif dan cenderung dibiarkan saja,” sodok Saleh Mukadar, di depan 3 orang Pengurus Koni Jatim (2/8) yang hadir.

Pada kesempatan itu, tampak bersemangat Saleh ‘menguliti’ Koni Jatim dan pola kepemimpinan Pakde Karwo. Informasi dan data soal penggunaan anggaran bagi Koni Jatim, yang dinilai tidak efektif dan efisien itu dipertanyakan, buat apa dana Rp 1 Milyar? “Kok, dalam laporan untuk operasional Pengurus Koni Jatim, hal ini terkesan besar sekali,” tuturnya lagi.

Pengurus Koni Jatim, yang mencapai 107 orang ini pun juga dipertanyakan. Sejauh mana efektifitas kinerjanya, dan kok muncul pula sejumlah wartawan sebanyak 31 orang? “Kami minta penjelasan rinci dan faktual, tapi tolong dua hari lagi jawabnya,” jelas SugiriSancoko, Ketua Komisi E yang dibenarkan oleh Wakil Ketua Fuad Mahsuni, diamini pula dua orang anggota, seperti Bambang Harianto dan Riyadh Rosyadi.

\"ketua

Sedangkan 3 orang Pengurus Koni Jatim, yang diwakili Suwanto, Sutjipto dan M. Dawam ini diminta meninggalkan ruang Komisi E. Dan dari sisi anggaran Koni Jatim menerima APBD Jatim 2012 sebesar Rp 158 milyar, yang proses pencairannya bertahap sehingga pada PAK (Perubahakan Anggaran Keuangan) Pemprov Jatim dalam bulan Juli 2012 itu tidak ada tambahan, terkecuali nanti ada kebutuhan terkait bonus.

“Dana ini tentu dari pihak Gubernur Jatim, yang tentunya tidak perlu dijelaskan kepada individual anggota Komisi E, sentil petinggi Koni Jatim, setelah mendengar laporan dari tiga orang yang ikut hearing tersebut.(jbc-5/jbc15)

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*