UKG SD Masih Sisakan Masalah

\"\"

PADANG PANJANG (jurnalberita.com) – Memasuki tahap ujian untuk peserta guru sekolah dasar, Ujian Kompetensi Guru (UKG) yang digelar seara online nasional terlihat cukup lancar. Namun, beberapa persoalan masih menyertai pelaksanaannya.

Dibuka pada pukul 07.30, Kamis (9/8/2012) peserta UKG tingkat SD di kota setempat diikuti 181 orang guru bersertifikasi. Dengan dua gelombang ujian, pelaksanaan ujian bermaterikan profesionalitas guru dan bidang paedagogik tersebut, masih diwaanai rasa tidak nyaman bagi peserta.

“Rasa tidak nyaman ini muncul karena informasi yang berkembang membuat sebagian guru peserta makin  gamang. Ada yang menyampaikan sulitnya soal-soal yang tampil secara online, ada pula yang memang belum terbiasa dalam penggunaan perangkat multimedia,” demikian ujar Ratni, salah seorang peserta kepada jurnalberita.com seusai ujian.

Rumitnya soal, kata dia, juga menjadi salah satu yang menjadikan UKG seperti momok menakutkan bagi guru. Menurutnya soal-soal yang tampil di layar monitor, masih banyak kesalahan huruf . Bahkan masih terdapat soal-soal dengan jawaban yang sama, dan tidak jelas.

“Hal itu menyulitkan bagi peserta untuk memilih. Apalagi waktu yang tersedia cukup singkat, soal-soal pun ada yang tidak lengkap,” jelasnya.

Berbeda dengan saat pertama UKG digelar pada akhir bulan lalu, permasalahan jaringan dan koneksi server lokal dan pusat tidak bermasalah lagi. Namun dengan munculnya soal-soal yang tidak lengkap, jawaban yang sama, dan waktu yang singkat menjadi persoalan yang patut dicermati penyelenggara.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalaian Mutu pada Dinas Pendidikan setempat, Drs. Herman MM mengatakan, pelaksanaan UKG tingkat SD ini sudah cukup bagus dibanding saat awal digelar.

“Tahap ini sudah cukup bagus, bahkan guru-guru peserta terlihat cukup enjoy dengan situasi  ujian. Mungkin hal itu karena mereka sudah dapat informasi yang lebih jelas, baik dari pihak kami maupun dari rekan-rekan guru yang telah mengikuti sebelumnya di tingkat berbeda,” katanya.

Ke depan, baik Herman maupun Ratni sama-sama berharap, ke depannya bila program sejenis digelar lagi akan lebih terarah programnya dan soal-soal yang ditayangkan. (jbc17/jbc2)

Tags: , ,
Subscribe to Comments RSS Feed in this post

2 Responses

  1. Tes UKG terkesan keburu buru dan ada soal Matematika untuk SLTA dan opsen jawan nya A s/d D kosong. Sementara Soal untuk bidang Stady : Bahasa Indonesia, BK dan PPKN tidak keluar (eror).
    Bagaimana kinerja dari teknisi org Jakarta …..?.

  2. Penerima uang tunjanagn profesi kan guru dan dosen.
    Apakah pak Nuh sebagai Mentri Diknas RI nantinya DOSEN juga akan diadakan tes UKD (Ujian Kopentensi Dosen) buat dosen yang menerima uang tunjangan Profesi …..?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*