Atasi Dampak Kekeringan, Kodim 0801 Pacitan Droping Air Bersih

Komandan Kodim 0801 Pacitan , Letkol (Kav) Susanto Dwi Asmara memantau langsung droping air bersih didusun Jangkrik, Desa Hadiluwih. (jbc15)

PACITAN (Jurnalberita.com)- Kodim 0801 Pacitan laksanakan bakti sosial Di dusun Jangkrik Desa Hadiluwih Kecamatan Ngadirojo, Pacitan-Jawa Timur. Wujudnya yakni bantuan air bersih sebanyak 10 ribu liter air bersih dan empat buah bak penampungan air.

Komandan Kodim 0801 Pacitan , Letkol (Kav) Susanto Dwi Asmara mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut dilakukan dalam rangka memperingati HUT TNI ke-67 .  Air bersih dipilih karena saat ini banyak warga yang kesulitan mendapatkan akibat musim kemarau berkepanjangan.

“Kegiatan sosial ini kami lakukan, yakni pemberian bantuan 10 Ribu Liter air bersih kepada masyarakat dusun Jangkrik,” ujar Dandim di lokasi penyerahan air bersih, Rabu (26/9).

Dandim sangat memaklumi bantuan air bersih yang diberikan sifatnya insidentil dan masih jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk itu ia juga merencanakan meningkatkan bantuan air bersih tersebut secara terprogram, tentu saja perlu dukungan pihak lain.

Ia mengungkapkan, sehari sebelumnya, Kodim 0801 Pacitan juga melakukan droping air di desa Sambong, Kecamatan Pacitan.

Diakui Dandim, Secara geologis, wilayah Kabupaten Pacitan sebenarnya merupakan daerah yang melimpah cadangan sumber airnya, namun secara topologi, tidak semua wilayah terdapat air bersih, karena posisinya yang berada di atas tanah dan bebatuan.

Dandim memperkirakan puncak musim kemarau akan terjadi pada bulan Agustus hingga Oktober. Daerah Pacitan bagian Timur diperkirakan akan mengalami dampak kekurangan air bersih yang cukup parah.

Sementara itu, Kepala Dusun Jangkrik, Desa Hadiluwih, Warino mengungkapkan, kebutuhan air bersih bagi warganya selama ini hanya mengandalkan air bersih yang ada disumur-sumur milik warga. Namun, saat kemarau seperti saat ini, air disumur-sumur milik warga mengering. Mereka terpaksa berjalan 5 KM ke dusun tetangga untuk sekedar mendapatkan 4 jirigen air.

Menurut Warino kekurangan air tersebut disebabkan karena musim kemarau yang berkepanjangan. Untuk itu, dirinya berharap, selain bantuan air bersih yang dilakukan oleh Kodim Pacitan secara insidenti tersebut, bisa ditindaklanjuti dengan membangun sumur bor di wilayah tersebut.

“Harapan kami semoga pemerintah daerah bisa mencarikan titik mata air yang bisa dibor dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” harap Warino.

Sutini, salah seorang warga dusun Jangkrik, mengatakan dirinya dan keluarganya setiap hari menghabiskan air sebanyak empat jerigen yang diperolehnya secara antre setiap pagi dan sore hari hingga malam di sumber mata air yang berjarak sekitar 5 kilometer dari rumahnya.

Air empat jerigen tersebut digunakan kebutuhan masak, mandi, serta cuci, dan kebutuhan ternaknya. ”Jadi setiap hari kami sekeluarga harus selalu hemat air,” kata Sutini.

Untuk itu, ia tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Kodim Pacitan yang telah memberikan air bersih, karena bantuan tersebut sangat berarti bagi kehidupan keluarganya.

“Nanti malam, saya akan bisa tidur nyenyak karena tidak harus begadang untuk antre air lagi,” kata Sutini.
Selain melakukan bakti sosial droping air bersih, Kodim 0801 juga melakukan kegiatan sosialisasi wawasaan kebangsaan dan pembangunan masjid di dusun Nawangan desa bogoharjo, Kecamatan Ngadirojo. (jbc15)

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*


*


Switch to our mobile site