Blak-blakan, Rafael Alun Ngaku Tak Mampu Biayai Pengobatan David Gegara Aset Disita KPK

Berita241 Dilihat

Selasa, 25 Juli 2023 – 15:14 WIB

Jakarta – Ayah Mario Dandy Satriyo, Rafael Alun Trisambodo mengungkapkan ketidaksanggupan untuk membayar biaya pengobatan David Ozora usai dianiaya secara brutal oleh Mario Dandy. Ia menyebutkan bahwa kini semua asetnya sudah disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga :

Ini Proyek Rp 10 M Diduga Buat Pejabat Basarnas Ditangkap KPK

“Bahwa benar sikap kami pada awal kejadian perkara ini berhendak membantu tanggungan biaya pengobatan korban, sehingga kami memberanikan diri untuk menawarkan bantuan biaya pengobatan korban, namun saat ini kami mohon untuk dipahami kondisi keuangan teraktual keluarga kami yaitu sudah tidak ada kesanggupan serta tidak memungkinkan untuk memberikan bantuan dari segi finansial,” ujar Rafael Alun dalam surat kepada hakim yang dibacakan kuasa hukum Mario, Andreas Nahot Silitonga, Selasa 25 Juli 2023.

“Aset-aset kami sekeluarga dan rekening sudah diblokir oleh KPK dalam rangka penetapan saya sebagai tersangka sebuah tindak pidana dugaan gratifikasi,” lanjutnya.

Baca Juga :

Rafael Alun Tolak Bayar Restitusi, Ayah David: Lebih Cinta Harta Dibanding Anaknya

Rafael Alun Trisambodo Pakai Rompi Tahanan KPK Usai Diperiksa KPK

Rafael Alun Trisambodo Pakai Rompi Tahanan KPK Usai Diperiksa KPK

Seperti diketahui, Mantan Pejabat Ditjen Pajak itu sudah menjadi tersangka dan ditahan KPK karena terlibat kasus gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Seluruh harta Rafael memang sudah disita oleh lembaga antirasuah tersebut.

Baca Juga :

KPK Sebut Ada 10 Orang Diamankan Terkait OTT Pejabat Basarnas

Rafael menyebutkan setelah melakukan diskusi bersama dengan keluarga Mario Dandy terkait dengan restitusi yang harus ditanggung Mario itu tidak bersedia untuk dibayarkan. Ia menyebut bahwa restitusi itu disampaikan kepada keluarga David Ozora itu lewat Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Baca Juga  Kecelakaan Maut di Tol Jakarta - Cikampek, 12 Orang Meninggal Akibat Luka Bakar

“Kami menyampaikan bahwa dengan berat hati kami tidak bersedia untuk menanggung restitusi tersebut, dengan pemahaman bahwa bagi orang yang telah dewasa maka kewajiban membayar restitusi ada pada pelaku tindak pidana,” ujar Rafael.

Halaman Selanjutnya

Dalam surat itu, Rafael pun menyinggung sikapnya kepada keluarga David Ozora. Pasalnya, keluarga Mario punya niat baik untuk menanggung biaya David Ozora. Maka itu, pihaknya memberanikan diri untuk menawarkan bantuan biaya pengobatan korban.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *