Geng Motor Kembali Berulah di Tangsel, Warga Pamulang Resah

Berita245 Dilihat

TEMPO.CO, Tangerang – Sebuah video viral memperlihatkan kelompok geng motor meresahkan warga Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Puluhan remaja yang menenteng senjata tajam itu terekam kamera warga.

Video itu memperlihatkan kelompok gangster itu tidak segan melakukan perusakan hingga mengancam warga. Puluhan remaja itu mengendarai sepeda motor sembari mengacungkan senjata tajam.  

Video itu juga merekam bagaimana para remaja berhenti di Jalan Pondok Cabe Raya sambil melakukan perusakan barang di area tersebut.

Diki, seorang warga sekitar menuturkan peristiwa itu terjadi pada Minggu dinihari, 13 Agustus 2023, sekitar pukul 03.50. 

“Waktu kejadian itu saya lagi di dalam toko, denger ada teriakan-teriakan. Pas saya liat dari atas toko ternyata di bawah udah rame,” ujarnya, Selasa 15 Agustus 2023. 

Diki mengatakan, gangster tersebut berhenti di depan toko tempatnya bekerja lantaran tengah mengejar seorang remaja.

“Jadi ini si korban lagi melintas, dia ngeliat dari jauh ada rame-rame orang, mungkin karena takut dia masuk ke gang samping toko saya ini buat ngumpet,” katanya.

Remaja tersebut langsung bergegas menyelamatkan diri dengan meninggalkan sepeda motornya. Kelompok gangster yang mengejarnya menghancurkan sepeda motor korban.

“Ada 4 orang itu dua motor yang diancurin, jadi dia ngumpet disini dikirain mah aman, ga taunya dia dikejar terus ninggalin motornya. Yang pemilik motor kabur malah motornya diancurin,” ujarnya.

Diki sempat turun untuk memastikan korban bagian dari lawan kelompok gangster itu. “Pas saya cek ternyata emang bukan, dia enggak bawa sajam, emang abis pulang nongkrong katanya.” 

Iklan

Diki menegaskan, sepenglihatannya gerombolan remaja tersebut berjumlah kurang lebih mencapai 50 orang, dengan membawa masing masing senjata tajam.

Baca Juga  Banyak Logistik Pemilu 2024 Rusak, KPU Bilang Begini

“Kalau orang saya engga tau pasti semuanya ya, kurang lebih yang saya liat itu ada 50 orang lebih. Karena satu motor itu bisa 3 orang hampir rata rata-rata bawa sajam itu masing-masing pada bawa satu,” ungkapnya.

Menurut DKI, kejadian tersebut baru pertama kali terjadi di wilayahnya. “Kalau kejadian seperti ini sih baru pertama kali, tapi kalau gerombolan-gerombolan yang melintas pada bawa senjata tajam itu udah beberapa kali saya liat,” bebernya.

Peristiwa ini membuat warga setempat resah. Diki berharap pihak kepolisian melakukan patroli di wilayahnya, terutama di jam rawan, agar tidak terjadi hal serupa.

“Resah banget sih, kita takut sama diri kita juga. Soalnya kan remaja begitu mah nyari korban random aja, seketemunya,” ujarnya.

Kapolsek Pamulang Kompol Fiernando Ardiansyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, para remaja yang diduga kelompok geng motor melakukan penyerangan secara random yang ada di depannya. “Gak ada pemicu sepertinya, masih dalam proses penyelidikan. Kami baru dapat informasi berdasarkan CCTV di sekitar TKP, kemudian hasil pemeriksaan sama saksi-saksi masih kita dalami,” ujarnya.

MUHAMMAD IQBAL

Pilihan Editor: Dua Remaja di Ciputat Luka Berat Setelah Diserang Kelompok Geng Motor



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *