KPPU Siap Hadapi Banding Jakpro soal Kongkalikong Revitalisasi Proyek TIM

Berita323 Dilihat

Senin, 24 Juli 2023 – 07:48 WIB

Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), menyatakan siap menerima banding dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Banding dilakukan usai KPPU memutuskan ada kongkalikong atau bersekongkol di proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.

Baca Juga :

Heru Budi soal Kongkalikong Jakpro di Proyek Revitalisasi TIM: Itu Urusan Dirut yang Lama

Kepala Humas KPPU, Deswin Nur mengatakan, Jakpro memiliki hak untuk mengajukan banding ke Pengadilan Niaga. Jelas dia, banding maksimal harus sudah diajukan 14 hari setelah putusan diterima.

“Mereka wajib menyampaikan permohonan ke pengadilan dengan menyampaikan jaminan bank yang ditetapkan,” ujar Deswin dalam keterangan tertulis KPPU, Senin, 24 Juli 2023.

Baca Juga :

KPPU Beberkan Alasan Jakpro Tak Kena Denda di Kasus Persekongkolan Revitalisasi TIM

Taman Ismail Marzuki (TIM) setelah direvitalisasi.

Taman Ismail Marzuki (TIM) setelah direvitalisasi.

Langkah berikutnya, KPPU bakal melimpahkan putusan beserta bukti-bukti kepada pengadilan untuk dinilai lebih lanjut oleh hakim terkait. 

Baca Juga :

Revitalisasi Sentra IKM di Bangka, Kemenperin Genjot Ekspor Lada Putih

“Bagi KPPU keberatan oleh terlapor adalah hal yang wajar. Kita lihat perkembangan lanjutan di Pengadilan Niaga nanti ya,” kata dia.

Majelis Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), telah memutuskan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan 2 terlapor lainnya telah melanggar undang-undang (UU) mengenai kasus dugaan persekongkolan tender revitalisasi TIM. Jakpro menyatakan akan mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *