Kronologi Mahasiswa UI Bunuh Adik Kelas: Korban Sempat Melawan hingga Cincin Pelaku Tertelan

Berita236 Dilihat

TEMPO.CO, Depok – Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Depok Ajun Komisaris Polisi Nirwan Pohan menyebut mahasiswa UI yang dibunuh kakak kelasnya sempat melawan dengan cara menggigit tangan pelaku. 

Menurut Nirwan, cincin pelaku bahkan sampai tertelan korban. Setelah menggigit tangan pelaku, korban didorong ke dalam kamar lalu terjadilah penusukan menggunakan pisau lipat. 

“Cincin pelaku tertinggal di kerongkongan dan pelaku menusuk dari belakang,” kata dia pada Jumat malam, 4 Agustus 2023.

Sebelumnya, seorang mahasiswa UI, AAB (23 tahun), membunuh adik kelasnya berinisial MNZ (19 tahun). Pelaku telah mengakui perbuatannya. Motif pembunuhan itu karena  pelaku ingin menguasai harta korban. Menurut polisi, pelaku sempat mengambil dompet, laptop, dan handphone MNZ.

Pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia itu terjadi di tempat kos, Jalan Palakali, RT 007/RW 005, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok. Peristiwa ini baru diketahui pada Jumat, 4 Agustus 2023 sekitar pukul 10.00. Namun, AAB mengaku telah membunuh MNZ pada Rabu, 2 Agustus 2023.

Nirwan memaparkan kronologi pembunuhan tersebut. Awalnya, pelaku sedang main ke kamar indekos korban di Apik Zire, Jalan Palakali pada Rabu, 2 Agustus 2023 pukul 18.30 WIB. Selang beberapa lama, pelaku berpura-pura pamit kepada korban. 

“Pada saat korban membukakan pintu, nah di situlah dia (pelaku) tendang kepala (korban), langsung ditusuk,” terang Nirwan. 

Iklan

Setelah membunuh MNZ, lanjut dia, pelaku membungkus jasad korban ke dalam plastik hitam. Pelaku lalu menyembunyikan jasad tersebut di kolong tempat tidur. Nirwan berujar orangtua korban tak bisa menghubungi MNZ sejak Rabu malam. 

Mereka pun meminta kerabat, paman korban, yang tinggal di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat untuk mengecek indekos MNZ. Setibanya di Depok, kamar MNZ terkunci. Paman korban langsung meminta penjaga kos untuk membukakan kamar keponakannya tersebut.

Baca Juga  Anggota Komisi VI DPR Nilai Boikot Produk Israel sebagai Gerakan Kemanusiaan

Kamar berantakan dan bungkusan plastik di kolong ranjang, itulah pemandangan pertama yang dilihat paman korban. “Saat ditarik ternyata kaki manusia, sehingga dia kaget, lari keluar langsung lapor,” ucap Nirwan. 

Polres Depok selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menangkap pelaku. AAB sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan mahasiswa UI tersebut. 

Pilihan Editor: Top 3 Metro: Rumah Rocky Gerung Digruduk, Polda Metro akan Selidiki Kasus Kabel Optik, Permintaan Mahfud MD



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *