Mangkir Pemeriksaan Dewas, Firli Bahuri Dinilai Perlambat Proses Etik

Berita50 Dilihat

INDOPOS.CO.ID – Eks Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap menyayangkan sikap Ketua KPK Firli Bahuri meminta pengunduran jadwal pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran etik menyangkut pertemuannya dengan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Semula Firli bakal diperiksa Dewan Pengawas KPK pada Jumat (27/10/2023).

“Hal itu tentu memperlambat gerak Dewas, dalam memproses laporan etik terkait pertemuannya dengan mantan mentan yaitu SYL,” kata Yudi dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (27/10/2023).

Padahal SYL sudah diperiksa Dewan Pengawas KPK sebagai wujud tanggung jawab menjaga lembaga anti-rasuah itu dari prilaku pelanggaran etik yang dilakukan pimpinan atau pegawainya.

Ketidakhadiran Firli seakan mengingatkan publik, ketika tidak hadir pada panggilan pertama saat pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Maka itu, Dewas KPK harus tegas kepada Firli Bahuri agar jangan memperlambat pengusutan yang dilakukan dewas. “Segera panggil Firli lagi, secepatnya dan pastikan dia hadir,” ucap Yudi.

“Berharap lima anggota Dewas KPK bisa bersikap tegas dalam memutus sanksi etik demi menyelamatkan marwah KPK,” tambahnya. Apalagi kasus dugaan pemerasan yang diduga dilakukan oleh pimpinan KPK pun sudah proses penyidikan di Polda Metro Jaya.

Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan sempat bertemu dengan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di lapangan bulu tangkis di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. Itu menjadi bagian materi pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (24/10/2023

Pemanggilan terhadap Firli merupakan kali kedua. Dia sebelumnya telah dipanggil pada Jumat (20/10/2023), namun yang bersangkutan berhalangan hadir. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Kasus dugaan pemerasan terhadap eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) itu telah masuk tahap penyidikan, setelah gelar perkara pada awal Oktober 2023. Penyidik menggunakan Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 huruf B, atau Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 65 KUHP. (dan)

Baca Juga  Devano Danendra Ungkap Perasaan Lewat Lagu Surat Hati, OST My Nerd Girl 2

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *