Suasana Kafe Tak Sekadar Hiasan, Sejenak Bersantai di Red Coffee Sidoarjo

Berita217 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Waktu menunjukkan pukul 14.00 WIB, cuaca Sidoarjo, Jawa Timur panas seperti biasanya. Pada Rabu, 9 Agustus 2023, suasana siang itu sepi di Red Coffee yang berada di kawasan Buduran. Beberapa kali bel di meja kasir dibunyikan sambil menanti pengelola kafe.

Barista yang sedang menyiapkan pesanan pengunjung di dapur Red Coffee, Buduran, Sidoarno, Rabu, 9 Agustus 2023. TEMPO/Yolanda Agne

Sejenak bersantai kala siang ingin rasanya menikmati kopi susu gula aren dan panekuk. Dilihat dari daftar menunya kocek 30 ribu cukup untuk membayar dua menu itu.

“Nuansa alam vibes-nya beda. Kalau tembok di kanan dan kiri bikin jenuh,” kata Redi, pemilik Red Coffee and Plants kepada Tempo. Luas kafe ini panjangnya 20 meter, lebar 10 meter. Cukup luas untuk tempat bersantai sambil menikmati makanan ringan dan minum kopi.

Redi yang juga barista di kafe itu menuturkan, memelihara tumbuhan di Red Coffee tak semata hiasan. Misalnya, tanaman ginseng cukup banyak. Redi memanfaatkan tanaman itu untuk bahan masakan menu Red Coffee.

“Daunnya digunakan sebagai sayur untuk menu mi nyemek,” tuturnya.

Kopi susu gula aren dan panekuk sudah tersaji. Sebelum bersantap, pandangan tertuju ke sudut belakang kafe. Di sana tampak teduh dan terasa berangin. Rasanya nyaman untuk menikmati hidangan ini di sana.

Suasana Red Coffee di siang hari masih sepi pengunjung, Buduran, Rabu, 9 Agustus 2023. TEMPO/Yolanda Agne

Beragam suasana kafe

Warga perkotaan makin membutuhkan tempat yang nyaman untuk bekerja dan bersantai. Dikutip dari publikasi Perancangan Interior Kafe, Edukasi dan tempat Wisata di Surabaya, munculnya tempat hiburan seperti kafe dilandasi dari pola kehidupan masyarakat perkotaan butuh tempat bersenang-senang.

Baca Juga  BSI Maslahat Tebar Kebaikan Ramadan 1445 Hijriah Senilai Total Rp11,24 Miliar

Banyaknya kafe membuat persaingan dari segi desain hingga menu kopi yang disajikan. Kafe tak sekadar menawarkan rasa dari berbagai menunya, tapi juga menawarkan visual untuk memikat minat pengunjung.

Iklan

Setiap kafe terus mencari model yang disukai pasar. Beberapa gaya kafe yang populer saat ini seperti konsep minimalis, vintageshabby chic, alam, dan desain konLosergeek.orgrer.

Red Coffee and Plants di Buduran salah satu kafe yang menawarkan suasana alami, karena banyaknya tumbuhan di sana. Redi mempertimbangkan tata letak kursi dan meja di luar ruangan, tapi tetap beratap dengan penyangga kayu dan bambu.

Redi mafhum mengenai kelebihan dan tantangan dari konsep kafenya itu. “Kelebihannya bisa membuka kafe dengan biaya yang tak terlalu besar. Pengunjung juga banyak yang menyukai konsep ini,” katanya.

Tantangannya sudah pasti, kata dia, soal perawatan tanaman. Ia harus memelihara banyak tanaman yang harus rutin dipantau kesuburannya. Belum lagi ketika daun-daun berjatuhan di lingkungan kafe.

“Daun dari tanaman yang gugur disapu, ketika akan buka dan malam sebelum kafe tutup,” tuturnya. Sering pula harus mengerahkan ekstra tenaga jika banyak puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengunjung.

Kafe dengan suasana banyak tanaman

Kafe dengan konsep suasana alam tak hanya menyegarkan mata. Laporan penelitian Real Foliage Plants as Visual Stimuli to Improve Concentration and Attention in Elementary Students, jika bekerja di tempat yang banyak tanaman bermanfaat mempertajam konsentrasi, meredakan stres dan kecemasan.

Dikutip dari artikel Why We Need More Nature at Work: Effects of Natural Elements and Sunlight on Employee Mental Health and Work Attitudes tanaman hijau membantu tubuh merasa rileks. Tumbuhan hijau membantu mengubah suasana ruangan atau bagian luar menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai. Lingkungan yang banyak tanaman juga bermanfaat memperbaiki suasana hati.

Baca Juga  Foto Pertama dari Luna-25, Pendarat Bulan dari Rusia

Pilihan Editor: 4 Resep Minuman Kopi Ala Kafe, Tiramisu Latte sampai Dalgona Coffee



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *