Subuhan di Masjid An-Nur Ambon, Anies Kagumi Antusiasme Warga

Berita173 Dilihat

INDOPOS.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, melaksanakan salat subuh berjamaah di Masjid An-Nur, Batu Merah, Ambon, Senin (15/1/2024). Dia menilai masjid itu sebagai tempat yang memiliki nilai sejarah panjang.

“Selalu bersujud di masjid ini ketika berkunjung ke Ambon, tempat bersejarah,” kata Anies usai salat subuh.

Anies merasa senang bisa mengunjungi Maluku, dan bangga melihat antusiasme warga Ambon yang ikut salat subuh berjamaah.

“Seperti yang saya bilang di sambutan, penuhnya masjid ini melampaui salat Jumat. Insya Allah hal ini menandakan ada semangat perubahan di Ambon,” ujar Anies.

Usai melakukan salat subuh Anies, sarapan pagi di Istana Roti Hilya yang lokasinya tak jauh dari Masjid An-Nur.

Anies tampak menikmati sajian kue tradisional khas Ambon seperti pisang asar, kue jakuni, talang sagu. “Sarapan pagi kopinya pun enak sekali,” ujar dia.

Saat sarapan Anies sempat berbicara dengan anak bernama Marcus. Bocah yang duduk di kelas 4 sekolah dasar mengaku sudah menunggu kedatangan Anies sejak pukul 04.00 waktu setempat.

“Jadi kalau jam 4 pagi sudah di sini itu artinya dia bangun paling telat 3.30. Tadi saya ketemu saya beri sebuah buku, saya bilang sama anak ini semangatmu luar biasa. Insya Allah nanti melalui semangatnya ini bisa melampaui cita-citanya,” imbuh Anies.

Di depan warga, Anies turut mengatakan akan membuat regulasi yang menitikberatkan di sektor perikanan khusus di wilayah Indonesia Timur, khususnya akan dilakukan di Maluku.

“Karena di sinilah salah satu tempat yang memiliki kekayaan alam, kekayaan sumber daya manusia yang potensinya luar biasa bila dikembangkan dengan baik Insya Allah masyarakat Maluku akan merasakan kemajuan, kemakmuran,” tutur Anies.

Baca Juga  Mangkir Pemeriksaan Dewas, Firli Bahuri Dinilai Perlambat Proses Etik

Anies pun mengungkapkan tujuan dirinya mengunjungi Ambon adalah untuk mendengar aspirasi rakyat Maluku dalam program ‘Desak Anies”.

“Kita ingin kekayaan aqua culture yang luar biasa di sini bisa kita kembangkan, dan Ambon adalah salah satu hub (pusat) untuk pengembangan itu,” kata Anies.

Dia sudah mengantongi potensi kekayaan alam khususnya perikanan yang luar biasa besar di Maluku.

“Ini harus diiringi dengan regulasi yang memungkinkan berkembang lebih baik,” ujarnya.

Penggagas gerakan “Indonesia Mengajar” ini juga menginginkan agar lebih banyak lagi kegiatan meningkatkan nilai tambah. Hal ini kata dia perlu dilakukan agar hasil perikanan itu tidak dikeluarkan ke luar dari Maluku dalam bentuk produk mentah.

“Tapi produk hasil olahan. Supaya penyerapan tenaga kerja terjadi, peningkatan nilai tambah terjadi, dan harapannya kemakmuran akan lebih tinggi di kawasan ini,” pungkasnya. (dil)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *