Tak Mau Dicap Cawe-cawe, Jokowi Tolak Jadi Juru Kampanye di Pilpres 2024

Berita191 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan dirinya tidak akan menjadi juru kampanye untuk salah satu pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2024. Hal ini Jokowi sampaikan saat bertemu dengan para Pemimpin Redaksi (Pemred) media di Istana Negara, Jakarta Pusat. 

“Meskipun boleh (jadi juru kampanye), cuma harus cuti. Tapi saya tidak akan jadi jurkam,” kata Jokowi kepada para Pemred pada Kamis, 10 Agustus 2023. 

Saat ditanya soal alasannya tak mau menjadi juru kampanye salah satu pasangan capres-cawapres, Jokowi menyatakan tidak ingin dianggap mendekati salah satu pihak. “Karena nanti dianggap jadi cawe-cawe,” kata Jokowi. 

Jokowi hingga saat ini belum secara tegas menyatakan siapa yang akan didukungnya sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Namun demikian Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengklaim Jokowi memberi dukungan pada jagoan mereka, Ganjar Pranowo.

Bahkan Hasto menyebut Jokowi menugaskan 7 orang untuk membantu pemenangan Ganjar. Tim ini yang disebut sebagai tim 7.

“Ada 7 orang yang ditugaskan Presiden Jokowi, tim 7 agar mencapai tujuan pemenangan Pak Ganjar Pranowo,” kata Hasto di iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin, 17 Juli 2023.

Hasto bercerita, sebelumnya pada 22 Juni 2023 lalu dirinya menghadap ke Presiden. Dalam pertemuan tersebut, Hasto menyampaikan sejumlah strategi memenangkan Ganjar.

Iklan

Setelah berkonsultasi, RI 1 itu menyarankan agar strategi besar dalam berkomunikasi ini ditunaikan sebaik-baiknya. Oleh sebab itu, Presiden menyarankan 7 nama tersebut untuk membantu memenangkan Ganjar.

“Nama-nama itu kami hubungi, kami sudah bekerja satu setengah bulan dengan tim komunikasi ini sehingga sudah diperoleh suatu strategi yang komprehensif untuk kemenangan Pak Ganjar Pranowo,” kata Hasto.

Beri Sinyal Dukungan ke Prabowo

Meski begitu, Jokowi dalam berbagai kesempatan juga turut memberikan sinyal mendukung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dukungan tersebut terlihat salah satunya dari intensitas pertemuan empat mata antara Jokowi dengan Prabowo di Istana Negara dan Istana Kepresidenan Bogor. 

Baca Juga  Miss Universe Indonesia Ada Isu Sesi Pemotretan Tanpa Busana, Fotografer dan CEO Mundur

Dampaknya, beberpa partai dan organisasi relawan yang menyatakan tegak lurus terhadap Jokowi mulai menyatakan dukungan untuk Prabowo. Seperti Partai Bulan Bintang (PBB) dan Projo. 

Pilihan Editor: Gerindra Pastikan Prabowo Lanjutkan Program Hilirisasi jika Terpilih Jadi Presiden

M JULNIS FIRMANSYAH 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *